Kediri (ANTARA) - Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri, Jawa Timur memberikan edukasi kepada pelajar di kabupaten ini agar bijak menggunakan gawai.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito mengemukakan di era digital saat ini realitas yang terjadi setiap orang kadang dengan mudahnya membagikan sesuatu di platform media sosial hingga mengundang perhatian, bahkan orang yang tidak dikenal.

"Berselancar di dunia maya itu menyenangkan dan penuh ilmu, tapi kita harus berhati-hati dengan jejak digital," katanya dalam peringatan Hari Anak Nasional di Taman Hijau, Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri, Rabu.

Kegiatan peringatan Hari Anak Nasional di Kabupaten Kediri tersebut dihadiri perwakilan anak-anak dari pelajar SD-SMA se-kabupaten ini.

Dalam kebersamaan itu, Mbak Cicha, sapaan akrabnya juga membacakan cerita berisi nasihat dari pengalaman seorang anak bernama Aura. Lewat cerita yang dibacakan, ia ingin menyampaikan pesan untuk lebih hati-hati bermain gawai.

Menurut dia, saat ini tak dipungkiri orang sulit untuk lepas dari gawai dan berbagai platform digital.

Namun, ia menyebut bahwa bermain internet hendaknya harus tetap selalu berhati-hati dan menjaga privasi. Internet bisa memberikan banyak manfaat, namun bisa juga memunculkan risiko seperti hoaks, penipuan daring, hingga konten-konten negatif.

Ia pun meminta agar para pelajar untuk pandai-pandai memanfaatkan telepon selulernya mengakses sesuatu yang bermanfaat. Ia mengajak mereka menjadi pengguna internet yang cerdas.

"Jadilah pengguna internet yang cerdas, jaga privasi dan selalu libatkan orang tua dan orang dewasa yang kamu percaya jika ada hal-hal yang tidak membuatmu nyaman," kata dia.

Ia juga berharap kepada setiap orang tua untuk selalu peduli dengan kegiatan anak terutama saat bermain internet. Mereka ikut serta mengawasi sekaligus turut memberikan perhatian ke anaknya, agar selalu berhati-hati saat mengakses jaringan internet.



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026