Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa di daerahnya telah terbentuk 8.494 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Jatim serta menjadi yang tercepat dan terbanyak secara nasional.
“Pokoknya kita semua harus sat set wat wet melaksanakan amanat mandat dari Presiden bahwa KMP diharapkan membawa Indonesia yang makin berkemajuan, berkeadilan, dan berkemakmuran,” kata Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Jumat.
Ia mengapresiasi kerja cepat Ikatan Notaris dan Kanwil Kemenkumham Jatim yang menyelesaikan legalitas badan hukum koperasi secara penuh.
Khofifah juga menjelaskan, Bojonegoro dipilih sebagai pilot project nasional karena memiliki koperasi yang telah berkembang hingga mampu mendirikan korporasi dan holding, seperti Koperasi Kareb dan BMT NU Ngasem Group.
“Di sini koperasinya luar biasa. Kalau di tempat lain pabrik punya koperasi, di sini koperasi punya pabrik dan korporasi,” ujarnya.
Ia berharap model koperasi yang berkembang menjadi holding seperti di Bojonegoro dapat direplikasi di daerah lain. Model ini dinilai lebih efisien dan mudah dikonsolidasikan antarkoperasi.
“Belajarnya ke mana? Di Bojonegoro. Di koperasi apa? Koperasi Kareb,” tandasnya.
Saat ini, Jawa Timur memiliki 29.508 koperasi aktif dengan 5,2 juta anggota, yang telah berkontribusi besar pada ekonomi daerah, khususnya di sektor pertanian, perikanan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta jasa keuangan.
Sementara itu Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi menyebut pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan upaya mewujudkan cita-cita pendiri bangsa.
“Jawa Timur lebih cepat, harus jadi pilot project dan contoh bagi daerah lainnya. Tahun ini adalah kebangkitan koperasi,” ujarnya.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono juga menyampaikan terima kasih karena Bojonegoro dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Hari Koperasi ke-78 tingkat provinsi.
Ia mengatakan, saat ini Bojonegoro memiliki 1.216 koperasi aktif dan 430 Koperasi Merah Putih yang akan memperkuat ekonomi kerakyatan dari akar rumput.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.