Banyuwangi, Jatim (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jember, Jatim, mencatat omzet UMKM selama tiga hari pelaksanaan agenda parade karnaval seni budaya kontemporer Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2025 mencapai Rp1,17 miliar.
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jember Gunawan menyebutkan pencapaian omzet itu meningkat 300 persen dari gelaran BEC tahun sebelumnya.
"Kami melihat peningkatan sebanyak 300 persen, antusias masyarakat yang luar biasa atas gelaran BEC, membuat banyak UMKM berhasil menjual produk mereka. Dengan suksesnya gelaran BEC 2025 berharap tahun depan bisa digelar lebih meriah lagi," kata Gunawan dalam keterangannya di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan khusus pelaksanaan BEC pemerintah daerah setempat memberikan kesempatan kepada UMKM untuk meningkatkan pendapatan, dan salah satunya didukung Bank Indonesia Jember melaksanakan kegiatan Sekarkijang Creative Fest 2025.
Puluhan UMKM binaan Bank Indonesia diberi ruang untuk menjual produk-produknya selama pelaksanaan rangkaian parade karnaval seni budaya kontemporer tersebut.
"Alhamdulillah, para pelaku UMKM di Banyuwangi mendapat berkah selama gelaran BEC, inilah tujuan dari digelarnya Banyuwangi Festival seperti BEC memberikan dampak langsung pada masyarakat," kata Ipuk.
Selain itu, lanjutnya, Pemkab Banyuwangi memperbolehkan para pedagang kaki lima (PKL) dan UMKM berjualan di trotoar sepanjang rute yang dilalui BEC, kebijakan ini untuk memberikan kesempatan pada pelaku usaha kecil mendapat dampak dari gelaran tersebut.
"Ini belum termasuk peningkatan pendapatan dari warung-warung kuliner, penginapan dan pelaku wisata lainnya yang juga mendapat dampak positif dari gelaran BEC. Banyak penginapan baik hotel maupun homestay yang kedatangan banyak tamu," ujar Bupati Ipuk.
Menurutnya, Banyuwangi Festival bukan sekadar atraksi, tapi efek ganda ke rakyat Banyuwangi itu yang yang menjadi harapan utamanya.
Ipuk mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan mendukung kesuksesan acara tahunan yang masuk dalam jajaran Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata tersebut.
"Jadi, BEC adalah panggung budaya sekaligus ruang tumbuhnya ekonomi rakyat, semoga tahun depan bisa lebih meriah, lebih berdampak dan terus menjadi kebanggaan Banyuwangi," tuturnya.
Pewarta: Novi HusdinariyantoEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026