Trenggalek, Jatim (ANTARA) - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin meluncurkan Satuan Tugas Swadaya Penambalan Jalan, Sungai, dan Jaringan (Satgas DAYA) untuk mengantisipasi kerusakan infrastruktur di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.

Peluncuran Satgas DAYA ini dilakukan di Kecamatan Watulimo, Trenggalek,Jumat.

Dijelaskan, Satgas DAYA dibentuk sebagai upaya untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan, sungai, dan jaringan di tengah keterbatasan anggaran yang ada.

Bupati Arifin berharap bahwa dengan adanya Satgas DAYA, masyarakat dapat bersama-sama menjaga fungsi dan kualitas infrastruktur serta menekan bahaya akibat kerusakan jalan.

"Satgas DAYA ini terinspirasi dari komunitas G6MAN (Gerakan Penambalan Jalan) yang ada di Kecamatan Watulimo. Komunitas ini telah melakukan aksi penambalan jalan secara swadaya sejak 2020," kata Bupati Arifin.

Satgas DAYA ini akan menggunakan anggaran yang bersumber dari donasi masyarakat yang digalang oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Trenggalek. Total donasi yang terkumpul saat ini mencapai sekitar Rp 1,4 miliar lebih.

Bupati Arifin berharap bahwa Satgas DAYA dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk bergotong royong dalam menjaga infrastruktur.

"Kita harapkan Satgas DAYA ini dapat menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Trenggalek," ujarnya.

Dalam peluncuran Satgas DAYA, Bupati Arifin juga mengapresiasi masyarakat Trenggalek yang telah saling membantu dalam memperbaiki infrastruktur.

"Apresiasi untuk seluruh masyarakat Trenggalek yang saling membantu infrastruktur yang lebih baik," tutupnya.

Peluncuran Satgas DAYA ini diakhiri dengan aksi penambalan jalan secara swadaya bersama-sama dengan pemerintah dan masyarakat di Desa Gemaharjo, Kecamatan Watulimo.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026