Ottawa (ANTARA/AFP) - Perdana Menteri Kanada Stephen Harper berencana menghadiri pertemuan di Paris pekan depan tentang masa depan Libya tanpa orang kuat Muamar Gaddafi, kata kantornya Jumat. Para pemimpin lebih dari 30 negara diharapkan akan berunding di ibu kota Prancis pada 1 September untuk mendiskusikan masa depan Libya setelah pemberontak menyerbu kompleks kediaman Gaddafi di Tripoli pada Selasa. Kanada adalah salah satu negara terkemuka dalam aliansi yang dipimpin NATO yang melakukan operasi-operasi pemboman udara terhadap rezim Gaddafi sejak Maret, setelah PBB menyetujui tindakan untuk melindungi warga sipil. Ottawa telah memberikan kontribusi enam pesawat tempur F-18 dan frigat, dan misi NATO dipimpin oleh seorang jenderal Kanada. Kanada telah menyambut utusan Libya baru yang dikirim oleh para pemberontak 'Dewan Transisi Nasional" (NTC) ke Ottawa dan berjanji akan melanjutkan operasi-operasi kedutaan Kanada di Tripoli segera setelah situasi keamanan telah membaik.


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026