Madura United tersungkur di kandang, kalah 0-1 dari Bali United

id dejan antonic,stefano cugurra,madura united,bali united,liga indonesia,Madura united kalah

Madura United tersungkur di kandang, kalah 0-1 dari Bali United

Laga pertandingan antara Madura United FC melawan Bali United FC (Abd Aziz)

Pamekasan (ANTARA) - Tuan rumah Madura United takluk dari tamunya Bali United dengan skor 0-1 pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia yang digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Selasa malam.

Gol Bali United dicetak oleh Spasojevic di menit ke-74 dan "Laskar Sape Kerrap" tidak mampu mengejar ketertinggalan hingga akhir pertandingan.

Bahkan pada menit ke-85, Madura United terpaksa harus bermain dengan 10 orang pemain, setelah wasit mengganjar kartu merah kepada kepada Jaime karena melakukan pelanggaran.

Dengan kekalahan ini, maka Madura United kini turun dari peringkat tiga klasemen sementara ke peringkat empat dengan raihan 23 poin, sedangkan Bali United kokoh di puncak klasemen dengan raihan 34 poin.

"Kemenangan ini karena kami memang telah lebih siap dalam menjalani pertandingan, dan ini tentu tidak lepas dari kerja keras yang dilakukan tim di lapangan," kata Pelatih Bali United FC Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues.

Hasil mengecewakan "Laskar Sape Kerrap" saat bermain di kandang, bukan kali ini saja.

Sebelumnya, Madura juga dipermalukan di hadapan pendukungnya saat menjamu PSS Sleman, dan pada saat menjamu Persija Jakarta, Madura hanya mampu bermain imbang dengan skor akhir 2-2.

Susunan pemain:

Madura United:
Muhammad Ridho, Alfath Faathier, Andik Rendika Rama, Asep Berlian, Fandry Imbiri, Jaimerson Da Silva Xavier, David Laly, Slamet Nurcahyo, Zulfiandi, Alberto Goncalves Da Costa, Andik Vermansyah,
 Pelatih: Dejan Antonic.

Bali United:
Wawan Hendrawan, Gunawan Dwi Cahyo, I Made Andhika Pradana Wijaya, Ricky Fajrin Saputra, Brwa Hekmat Nouri, Fadil, Paulo Sergio Moreira Goncalves, Antonius Johannes Melvin Platje, Ilija Spasojevic dan Stefano Janjte Lilipaly
Pelatih: Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues.
 
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar