Di Kediri, Wali Kota beri pembekalan mahasiswa baru Universitas Brawijaya

id Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar,ub di kediri ,mahasiswa baru ub kediri ,pemkot kediri ,mas abu kediri

Di Kediri, Wali Kota  beri pembekalan mahasiswa baru Universitas Brawijaya

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat memberikan pembekalan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2 Maba) Universitas Brawijaya Kampus II Kediri, Jawa Timur, (15/8/2019). Foto Antara Jatim/ istimewa

Nah di poin terakhir ini biasanya tidak dimiliki mahasiswa. Kalau mau punya ide bagus biasakan kalian bisa bercerita. Ide dan gagasan itu harus dimiliki apalagi biasanya yang dimiliki mereka yang jadi 'enterpreneur;,
Kediri (ANTARA) - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru Universitas Brawijaya Kampus II Kediri, Jawa Timur dalam kegiatan pembekalan kehidupan kampus mahasiswa baru perguruan tinggi tersebut, supaya mereka semakin termovitasi dalam belajar.

Mas Abu, sapaan akrab Abdullah Abu Bakar itu,  mengemukakan terdapat beberapa kunci sukses yang bisa dicapai mahasiswa, yakni menguasai informasi dan teknologi dengan bijak, membangun karakter, seperti, jujur, disiplin keras, mudah bergaul, dukungan pendamping, kerja keras, kecintaan pada apa yang dikerjakan, kepemimpinan, mampu berkompetisi, hidup teratur, dan kemampuan menjual ide.

"Nah di poin terakhir ini biasanya tidak dimiliki mahasiswa. Kalau mau punya ide bagus biasakan kalian bisa bercerita. Ide dan gagasan itu harus dimiliki apalagi biasanya yang dimiliki mereka yang jadi 'enterpreneur;," katanya di Kediri, Kamis (16/8).

Ia mengatakan dalam menghadapi era disrupsi saat ini, para mahasiswa harus bisa menambah wawasan dengan mengunjungi beberapa negara maju.

"Mulai sekarang kalian harus hemat. Uangnya ditabung dan cari tiket murah pergi ke luar negeri. Di sana kalian pelajari bagaimana kehidupannya sehingga akan menambah pengetahuan kalian," ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyatakan memiliki kebijakan pemerintahan, salah satunya menjadikan Kota Kediri sebagai kota pendidikan.

"Alhamdulillah UB di Kediri berjalan sesuai seperti yang diinginkan. Pemkot Kediri menghibahkan 20 hektare untuk keberlangsungan UB Kediri. Saya punya keyakinan yang luar biasa kepada UB. Semoga sukses dan bisa membuka prodi-prodi yang lain," kata dia.

Rektor Universitas Brawijaya Profesor Nuhfil Hanani menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Kediri yang telah memfasilitasi berdirinya Kampus UB di Kediri. Izin UB Kediri juga telah keluar untuk menjadi kampus II setelah kampus utama di Malang.

Universitas Brawijaya Kampus Kediri, hingga saat ini memiliki tiga fakultas, yakni peternakan, pertanian, dan perikanan.

"Jadi kami punya tiga kampus. Pertama ada di Malang, kedua PSDKU di Kediri, dan ketiga kampus khusus S3 di Jakarta. Sementara ada tiga fakultas. Semoga ke depan semua bisa dibuka di Kediri," kata dia.

Dalam kegiatan itu, hadir antara lain Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan UB Prof Gugus Irianto, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Abdul Hakim, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof Sasmito Djati, Koordinator PSDKU Prof Darsono, Kepala BPPKAD Kota Kediri Bagus Alit, dan dekan masing-masing fakultas UB Kampus II Kediri. (*)
 
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar