Ulama Banyuwangi serukan jaga kedamaian

id pasca pemilu 2019,pemilu 2019,pilpres 2019,ulama banyuwangi

Ulama Banyuwangi serukan jaga kedamaian

Kegiatan Peringatan Nuzulul Quran di Banyuwangi. (istimewa)

Banyuwangi (ANTARA) - Para ulama dan umara di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menyerukan untuk menjaga kedamaian pascapemilu dan sepakat menjalin kebersamaan untuk membangun daerah.

Dalam keterangan tertulis diterima ANTARA di Banyuwangi, Sabtu, seruan menjaga kedamaian ini terungkap saat acara peringatan Nuzulul Quran yang digelar oleh PC Nadlatul Ulama Banyuwangi di PP Al Falah, Siliragung, Jumat (24/5) malam.

Kegiatan ini juga bersamaan dengan buka puasa bersama keluarga besar PCNU Banyuwangi, dan dihadiri mulai dari pengurus majelis wakil cabang, pengurus ranting dan badan otonom serta dari muslimat, fatayat, GP Ansor, IPNU, IPPNU, Pagar Nusa dan Banser.

Sedangkan kiai yang hadir antara lain, Rais Syuriyah KH Zainullah Marwan, KH Abdul Ghofar, KH, Muwafiq Amir, KH. Abdullah Mukhtar, KH Masruchin Aba Hidayat, KH Achmad Siddiq dan puluhan ulama lainnya.

Ketua PCNU Banyuwangi KH Ali Makki Zaini mengatakan polemik tentang hasil pemilu cukup diproses melalui jalur hukum yang telah diatur perundang-undangan.

"Soal pemilu dan pilpres sudah selesai. Kita serahkan saja pada yang berwenang," kata Kiai Ali Makki.

Ia juga menyerukan ke sejumlah kiai dan tokoh NU se-Kabupaten Banyuwangi untuk menjadi aktor rekonsiliator di daerahnya masing-masing.

"Yang sebelumnya konflik karena pemilu, mulai sekarang harus akur kembali," tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko, Kapolres Banyuwangi AKBP Taufiq Herdiansah Zeinardi, Dandim 0825/ Banyuwangi Letkol (Inf) Ruli Nuryanto, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi, Kepala Pengadilan Agama Banyuwangi dan jajaran Pemkab Banyuwangi.

Wabup Yusuf mengatakan, kini sudah saatnya untuk kembali membangun negara dan daerah.

"Mari kita kembali beraktivitas sebagaimana biasanya. Kita kembali merajut kebersamaan membangun daerah kita, membangun negara kita," ujar Yusuf.

Persaudaraan, katanya, lebih penting dari sekadar perbedaan politik dan tidak ada yang lebih penting yang perlu dijaga bersama di atas persaudaraan antar anak bangsa.
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar