590 siswa Kodikmar jalani latihan pendaratan amfibi di Banongan

id Kodiklatal,latihan praktik pendaratan,latihan layar gabungan,siswa kodiklatal

590 siswa Kodikmar jalani latihan pendaratan amfibi di Banongan

Para siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL angkatan ke-38 kejuruan Marinir menjalani latihan praktik pendaratan amfibi di Perairan Tanjung Jangkar, Pantai Banongan, Situbondo, Rabu (24/4/2019). (Ist/Bagpen Kodiklatal)

Surabaya (ANTARA) - Sebanyak 590 siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) dan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AL angkatan ke-38 kejuruan Marinir menjalani latihan praktik pendaratan amfibi di Perairan Tanjung Jangkar, Pantai Banongan, Situbondo, Rabu (24/4).

Mereka adalah para siswa yang sedang mengikuti pendidikan di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif) Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal), sebut siaran pers Bagian Penerangan Kodiklatal.

Kegiatan latihan ini dalam rangkaian Latihan Praktik Layar Gabungan siswa Kodiklatal Wira Jala Yudha IX/2019 dengan menggunakan dua unsur KRI Satuan Amfibi (Satfib) Koarmada II, yakni  KRI Teluk Banten-516 dan KRI Teluk Ende-517 dengan menggunakan Landing Craft Vehicle Personel (LCVP).

Latihan pendaratan operasi amfibi siswa Marinir di Pantai Banongan itu dipimpin Komandan Sekolah Tamtama Infanteri (Dansetaif) Kodikmar Mayor Marinir Faried Syafri Ahmad dan disaksikan Direktur Latihan Kolonel Laut (T) Rudi Hermawan, serta Dansatgas Wira Jala Yudha VIII/2018 Letkol Laut (P) Agung Saptoadi.

Sebelum pelaksanaan latihan pendarata , Direktur Latihan Kolonel Laut (T) Rudi Hermawan menyampaikan agar seluruh siswa mengikuti seluruh tahapan dan mematuhi standar dan prosedur latihan yang telah ditetapkan para pelatih untuk kelancaran dan keamanan personel maupun materiil.

Menurutnya, dalam latihan praktik pendaratan itu merupakan pengalaman yang sangat berharga sebagai prajurit Korps Marinir, sekaligus bekal dalam mengawaki dan mengoperasikan alutsista TNI AL. Untuk itu, diharapkan para prajurit terus berlatih agar menjadi prajurit yang profesional.

Prosesi latihan pendaratan amfibi diawali dengan taklimat dari Dansetaif Kodikmar Kodiklatal selaku Pangkogasgabfib, “Para prajurit TNI Angkatan Laut yang saya banggakan, disini Panglima Komando Tugas Gabungan Amfibi, musuh sudah di depan mata rebut dan tegakkan kembali kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahiim saya perintahkan daratkan pasukan pendarat, Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT bersama kita.”

Setelah pelaksanaan taklimat, meluncurlah LCVP gelombang pertama, kemudian dilanjutkan gelombang berikutnya.

Latihan praktik tahapan serbuan operasi amfibi ini juga melibatkan para siswa korps kesehatan yang tengah menempuh pendidikan di Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes) Kodikdukum, dengan tujuan agar para siswa bisa mengaplikasikan pelajaran teori yang sudah didapatkan di kelas, baik tentang penanganan personel maupun proses evakuasi personel  yang mengalami permasalahan saat latihan.

Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar