Polres Lumajang kawal distribusi logistik membelah lereng Gunung Semeru

id distribusi logistik lereng semeru,polres lumajang,distribusi medan sulit, kawal logistik pemilu

Polres Lumajang kawal distribusi logistik membelah lereng Gunung Semeru

Anggota Polres Lumajang mengawal distribusi logitik pemilu di lereng Gunung Semeru (Foto Polres Lumajang)

Di Dusun Tamansari, Desa Kaliuling di Kecamatan Tempursari harus menggunakan kendaraan roda dua karena merupakan jalur aliran lahar dingin Gunung Semeru
Lumajang (ANTARA) - Aparat Kepolisian Resor Lumajang (Polres) Lumajang, Jatim, mengawal dengan ketat pendistribusian logistik pemilu di belasan titik rawan geografis yang memiliki medan berat, sehingga kendaraan sepeda motor trail yang digunakan untuk mengawal distribusi logistik tersebut ke desa hingga TPS setempat.

"Hari ini dilakukan pengawalan logistik pemilu seperti kotak suara dan surat suara ke sejumlah desa yang rawan secara geografis karena berada di lereng Gunung Semeru dengan medan yang dilalui cukup ekstrem," kata Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban di Lumajang, Senin.

Berdasarkan pemetaan, lanjut dia, ada 16 titik di Kabupaten Lumajang yang memiliki geografis cukup rawan dan sulit dijangkau karena harus melewati jalur berbukit dan jalur ekstrem di kawasan lereng Gunung Semeru yang tersebar di beberapa kecamatan di Lumajang.

"Medan pendistribusian logistik yang sulit seperti di Desa Tamanayu dan Supiturang di Kecamatan Pronojiwo yang memiliki kendala tanah longsor karena struktur tanah labil," tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, di Desa Supiturang harus melalui sungai dan apabila debit air sungai meningkat, maka tidak dapat dilewati dengan kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga harus melewati lereng Gunung Semeru di Kecamatan Candipuro.

"Di Dusun Tamansari, Desa Kaliuling di Kecamatan Tempursari harus menggunakan kendaraan roda dua karena merupakan jalur aliran lahar dingin Gunung Semeru," ucapnya.

Sementara di Dusun Krajan, Desa Tempursari akses jalan terputus terkena abrasi pantai, sehingga jalur alternatif harus melalui jalan setapak sejauh 8,5 kilometer dari PPK dan hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua dengan keahlian khusus.

"Polres Lumajang mengerahkan seluruh kekuatan untuk membantu pengamanan dan pengawalan kotak suara bersama anggota PPK dan anggota PPS, sehingga medan berat tidak menjadi hambatan bagi polisi," ujarnya.

Arsal mengatakan seluruh personel Polri memiliki dedikasi yang luar biasa, bahkan melebihi panggilan tugasnya sendiri karena tangung jawab yang besar terhadap bangsa dan negara.

"Kami sudah memetakan adanya wilayah yang cukup sulit dan ekstrem, bahkan untuk dilewati kendaraan roda dua pun cukup berat, tapi hal itu bukan sebuah halangan dan rintangan bagi aparat kepolisian untuk menyukseskan Pemilu 2019," katanya, menambahkan.

Ia menjelaskan Polres Lumajang dan Kodim 0821 Lumajang memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya ke TPS, sehingga jangan sampai golput karena "nyoblos" itu keren.(*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar