Tingkatkan partisipasi pemilu, Wali Kota Mojokerto tinjau perekaman KTP elektronik

id Pemkot mojokerto, ning ita, pemilu, perekaman e-ktp

Tingkatkan partisipasi pemilu, Wali Kota Mojokerto tinjau perekaman KTP elektronik

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat meninjau pelaksanaan perekaman KTP elektronik untuk warga. (Humas Pemkot Mojokerto)

Sudah dilakukan jemput bola selama 22 hari, datang ke kelurahan dan hasilnya sudah sesuai dengan harapan.
Mojokerto (ANTARA) - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meninjau perekaman KTP elektronik bagi warga sakit dan penyandang disabilitas yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil kota setempat, Senin, untuk meningkatkan partisipasi pada Pemilu 2019.

Ning Ita, sapaannya, mengatakan, apa yang telah dilakukan Dispendukcapil Kota Mojokerto merupakan bentuk pelaksanaan undang-undang agar warga berusia 17 tahun, termasuk penyandang disabilitas dilakukan perekaman KTP-e supaya pada tanggal 17 April nanti bisa menggunakan hak pilihnya.

"Ada 24 penyandang disabilitas mental yang berhasil dilakukan perekaman KTP-e supaya pada tanggal 17 April nanti bisa menggunakan hak pilihnya dengan syarat tertentu. Ada 10 orang sakit yang tidak bisa dihadirkan ke tempat perekaman dan kita juga melakukan jemput bola dengan mendatangi langsung ke rumahnya," katanya.

Ning Ita mengungkapkan, sebelumnya terdapat sekitar 6.000 warga yang belum melakukan perekaman KTP-e. Untuk itu pihaknya sudah melakuan jemput bola selama 22 hari.

"Sudah dilakukan jemput bola selama 22 hari, datang ke kelurahan dan hasilnya sudah sesuai dengan harapan. Ada sekitar 70 warga yang masuk dan 40 warga yang meninggal dunia, tapi belum dilaporkan," ujarnya.

Ning Ita menyampaikan mulai Senin (15/4) hingga menjelang pemilu, dirinya bersama Forkopimda Kota Mojokerto akan terus mengimbau warga agar menggunakan hak pilihnya dengan mendatangi tempat pemungutan suara.

Hal ini dia lakukan untuk menekan angka golput seminimal mungkin dan angka partisipasi pemilu tahun ini jauh lebih besar dari pemilu sebelumnya.(*)
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar