Kami memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak menjadi golput (golongan putih), melainkan menggunakan hak pilihnya secara betulSurabaya (ANTARA) - DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Surabaya mengajak seluruh warga Kota Pahlawan, Jawa Timur, menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden yang akan digelar pada 17 April 2019.
"Kami memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak menjadi golput (golongan putih), melainkan menggunakan hak pilihnya secara betul," kata Sekretaris DPC Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Surabaya Syaifudin Zuhri saat menggelar doa bersama di Sememi, Surabaya, Minggu.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya menghimbau kepada seluruh warga Surabaya untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya untuk menentukan pemimpin selama lima tahun kedepan, utamanya pemimpin yang presentatif.
Selama ini, lanjut dia, pihaknya berupaya memberikan pendidikan politik kepada warga sekitar terkait pentingnya pemilu. Hal ini, lanjut dia, dilakukan agar masyarakat mengetahui siapa calon presiden dan wakil presiden serta wakilnya di legislatif yang harus dipilih.
"Jadi tidak hanya sekedar memilih saja, tapi warga harus tahu calon yang dipilihnya itu mampu mewujudkan harapan dan aspirasinya," kata Ketua Komisi C DPRD Surabaya ini.
Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Whisnu Sakti Buana sebelumnya mengatakan pihaknya menargetkan kemenangan pasangan Capres dan Cawapres nomor 01, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebear 80 persen pada Pilpres 2019 di Surabaya.
"Target Surabaya 80 persen itu dari keputusan rakorda (rapat koordinasi daerah) PDIP Surabaya beberapa waktu lalu," kata Whisnu.
Untuk itu, lanjut dia, pihaknya akan lebih mengoptimalkan sosialisasi ke masyarakat dengan menggerakkan mesin partai mulai dari kepengurusan di tingkat ranting, anak cabang hingga cabang.
Diketahui Pemilu 2019 diikuti dua pasang calon presiden dan wakil presiden yakni pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. (*)
Pewarta: Abdul HakimEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026