Dua Warga Magetan Meninggal Akibat Demam Berdarah

id Demam berdarah,penyakit demam berdarah,demam berdarah magetan,fogging,pengasapan

Dua Warga Magetan Meninggal Akibat Demam Berdarah

Ilustrasi - Seorang dokter memeriksa kondisi pasien terduga Demam Berdarah (DB) di tempat perawatan darurat lorong Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolopo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (4/2/2019). Data di rumah sakit tersebut menyebutkan terjadi lonjakan pasien DB yang dirawat di rumah sakit itu dari delapan orang selama Januari 2018 menjadi 129 orang pada periode sama Januari 2019, atau meningkat 1.600 persen. Antara Jatim/Siswowidodo/zk

Magetan (Antaranews Jatim) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mencatat  selama Januari hingga Februari 2019 ada dua orang warga daerah setempat meninggal dunia akibat terjangkit penyakit demam berdarah (DB).

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan, Furiana Kartini, Selasa mengatakan, sepanjang bulan Januari hingga awal Februari 2019 sudah ada 78 kasus demam berdarah yang ditemukan di wilayahnya dengan dua pasien di antaranya meninggal dunia.

"Sampai dengan kemarin, sudah ada 78 kasus demam berdarah yang meninggal dunia dua. Diperkirakan pasien akan terus bertambah selama musim hujan berlangsung," ujar Furiana Kartini kepada wartawan.

Guna mengantisipasi semakin banyaknya penderita demam berdarah, Dinkes Magetan dan jajarannya terus menggalakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan rumah.

Pemberantasan sarang nyamuk dilakukan dengan 3M di lingkungan sekitar tempat tinggal agar terhindar dari gigitan nyamuk penyebar virus penyakit demam berdarah.

Pemkab Magetan juga melibatkan para pelajar untuk memantau dan memberantas jentik nyamuk, terlebih di tempat-tempat penampungan air di sekolah. Di antaranya di toilet dan musala.

Sementara, untuk daerah yang warganya sudah terjangkit demam berdarah, maka Dinas Kesehatan Magetan akan melakukan "fogging" atau pengasapan.

"Adapun fogging dilakukan dengan radius 100 meter dari lokasi warga yang positif tertular penyakit demam berdarah," kata Furiana.

Tujuan fogging adalah untuk membunuh nyamuk dewasa penyebar virus dengue. Sehingga, jumlah warga yang terjangkit demam berdarah tidak bertambah. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar