BMKG Peringatkan Hujan Deras di Madura

id BMKG Juanda, Angin Kencang, Madura, Wilayah Madura, Pulau Madura

BMKG Peringatkan Hujan Deras di Madura

Prakiraan cuaca wilayah Jawa Timur, Selasa (12/2) (Ist)

Pada siang dan sore hari cenderung berawan, hujan lokal dan hujan sedang disertai petir, malam hari berawan dan hujan ringan sampai sedang disertai petir serta pada dini hari berkabut, berawan dan hujan lokal
Sidoarjo, (Antaranews Jatim) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Juanda, Jawa Timur memperingatkan potensi terjadinya hujan deras yang ada di wilayah Pulau Madura, terutama pada pagi dan juga sore hari.

Kasi Data dan Informasi, BMKG Juanda Teguh, Selasa mengatakan, hujan deras yang terjadi itu juga disertai dengan angin kencang serta petir.

"Kami melihat adanya pergerakan awan di wilayah tersebut supaya masyarakat setempat lebih waspada," katanya di Sidoarjo.

Ia mengemukakan, secara umum wilayah di Jawa Timur pada pagi hari berawan dan hujan ringan sampai sedang.

"Pada siang dan sore hari cenderung berawan, hujan lokal dan hujan sedang disertai petir, malam hari berawan dan hujan ringan sampai sedang disertai petir serta pada dini hari berkabut, berawan dan hujan lokal," ucapnya.

Menurutnya, pada hari ini suhu udara berkisar antara 17 sampai 33 derajat celcius, kelembaban udara yakni sekitar 65 sampai 100 persen dengan kecepatan angin dari Barat Daya menuju Barat sekitaran 5 sampai 30 kilometer perjam.

"Yang perlu diwaspadai terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada pagi, siang, sore, dan malam hari di wilayah Jawa Timur," katanya.

Ia mengatakan, potensi angin kencang terjadi di Kabupaten dan Kota Pasuruan, Bangkalan, Surabaya, Gresik, Lamongan, Bondowoso, Jember, Jombang, Lumajang, Pamekasan.

"Kemudian juga terjadi di Kabupaten dan Kota Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Kabupaten dan Kota Mojokerto, dan Pulau Bawean," katanya.

Pihaknya juga berkoordonasi dengan berbagai pemangku kepentingan lainnya terkait dengan potensi angin kencang yang terjadi di Jawa Timur.

"Termasuk kepada pihak Bandara Internasional Juanda Surabaya yang membutuhkan pantauan cuaca sebelum melakukan penerbangan pesawat," katanya.(*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar