Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember Belum Ditemukan

id basarnas jember,payangan jember,pencarian korban,terseret ombak

Wisatawan Terseret Ombak Pantai Payangan Jember Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan menggunakan perahu jukung untuk melakukan pencarian korban terseret ombak di Pantai Payangan Jember (Foto dari Basarnas Jember)

Awalnya dua perahu jukung digunakan untuk mencari korban yang terseret ombak Pantai Payangan, namun siangnya ada tambahan satu perahu jukung, sehingga pencarian diperluas hingga ke Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) Jember dan belum juga ditemukan korban
Jember (Antaranews Jatim) - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian di perairan laut selatan Jember belum menemukan wisatawan bernama Hasan (23) asal Kabupaten Jombang yang hilang terseret ombak di Pantai Payangan, Kabupaten Jember, Jawa Timur hingga Senin sore.
     
"Hingga sore ini hasilnya masih nihil dan belum ada tanda-tanda ditemukan korban," kata  Koordinator Pos Basarnas Jember Asnawi Suroso saat dihubungi di Jember.
     
Menurutnya tim SAR gabungan melakukan pencarian korban ke teluk Payangan menggunakan tiga perahu jukung dengan masing-masing perahu jukung berisi lima personel yang melakukan pencarian korban yang disisir mulai sekitar lokasi kejadian terseretnya korban hingga teluk Pantai Payangan Jember.
   
 "Awalnya dua perahu jukung digunakan untuk mencari korban yang terseret ombak Pantai Payangan, namun siangnya ada tambahan satu perahu jukung, sehingga pencarian diperluas hingga ke Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) Jember dan belum juga ditemukan korban," tuturnya.
     
Selain melakukan upaya pencarian dengan menggunakan perahu jukung, lanjut dia, tim SAR juga menerjunkan dua personel penyelam untuk melakukan pencarian dengan penyelaman di perairan laut selatan yang menggunakan alat tradisional, namun upaya tersebut juga belum membuahkan hasil.
   
 "Kondisi cuaca cukup cerah dan gelombang laut juga landai selama pencarian korban di perairan laut selatan Jember sejak pagi hingga sore ini, namun pencarian akan dihentikan sementara karena kondisi mulai gelap dan tidak efektif melakukan pencarian di perairan laut saat malam hari," katanya.
     
Personel yang terlibat dalam operasi SAR di antaranya Basarnas Jember, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, SAR Rimba Laut, Polairud Jember, RAPI Jember, TNI, dan BPBD Kabupaten Jombang.
   
 "Kami juga mengimbau kepada nelayan yang melaut, apabila melihat ada tanda-tanda korban di perairan, agar memberitahu kepada petugas di posko operasi SAR di Pantai Payangan, agar bisa segera dievakuasi korban yang terseret ombak di Pantai Payangan Jember itu," ujarnya.
     
Sebelumnya, empat wisatawan asal Kabupaten Jombang, Jawa Timur terseret ombak saat berwisata di Pantai Payangan Kabupaten Jember pada Minggu (10/2), namun tim SAR Rimba laut bersama nelayan setempat berhasil menyelamatkan satu korban yang masih hidup dan dua korban dalam keadaan meninggal dunia, serta satu korban dinyatakan hilang.
     
Dua korban yang meninggal adalah  Zakiya Nurwaningsih (34) dan Yuda Mahadika (30), yang merupakan warga Kabupaten Jombang yang berprofesi sebagai guru, sedangkan korban yang selamat yakni Yanik Susanti (36) warga Perumahan Dinaya Kabupaten Jombang mendapat perawaran di Puskesmas Sabrang, Kecamatan Ambulu, dan korban yang belum ditemukan atas nama Hasan masih dalam pencarian.(*)
 
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar