Madura United Ladeni Timnas U-22 di Pamekasan pada 12 Februari

id Madura United FC,uji coba timnas U-22,madura united lawan timnas,timnas U-22

Madura United Ladeni Timnas U-22 di Pamekasan pada 12 Februari

Legiun asing Madura United FC (MUFC) yang baru Aleksandar Rakic (kanan) mempertanyakan golnya yang dianulir ke gawang Cilegon United saat pertandingan Piala Indonesia di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (29/01/2019). (Antara Jatim/Saiful Bahri)

Pamekasan (Antaranews Jatim) - Kesebelasan Madura United FC akan meladeni Tim Nasional Indonesia U-22 pada pertandingan uji coba di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, 12 Februari 2019.

Menurut Manajer Madura United FC Haruna Soemitro, pertandingan uji coba tersebut digelar pada pukul 19.00 WIB.

"Rencana uji coba ini pada prinsipnya sudah siap. Pertemuan dengan pelatih dan manajer Timnas U-22 sudah kami bicarakan," kata Haruna di Pamekasan, Sabtu malam.

Haruna menjelaskan, manajer Timnas U-22 tertarik untuk melakukan uji coba dengan klub sepak bola berjuluk Laskar Sape Kerrap itu, karena beberapa pertimbangan.

Selain Madura United dinilai sebagai miniatur timnas, karena banyak pemain yang bergabung dengan Madura United merupakan mantan pemain nasional, juga karena stadion yang digunakan klub sepak bola itu sudah representatif.

"Kami juga bersyukur Madura United menjadi pilihan pelatih dan manajemen Timnas U-22, sehingga dengan begitu akan menambah pengalaman bagi pemain kami," katanya.

Haruna menjelaskan, meski berlabel uji coba, penonton tetap akan dikenakan tiket masuk stadion, namun dengan harga yang jauh lebih murah.

Adapun harga tiket pertandingan yang sudah dirilis oleh panitia pelaksana pertandingan paling mahal Rp50 ribu untuk kelas utama dan VVIP, sedangkan tiket kelas ekonomi dipatok Rp25 ribu.

Saat ini, Madura United FC berhasil masuk 16 besar pada Piala Indonesia, setelah klub asuhan Dejan Antonic ini bermain imbang saat laga tandang menghadapi Cilegon United beberapa hari lalu. (*)
Pewarta :
Editor: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar