Disperindag Kota Mojokerto Luncurkan Aplikasi "Mojomarket"

id mojomarket,disperindag kota mojokerto,mojokerto luncurkan mojomarket,pelaku usaha mojokerto

Disperindag Kota Mojokerto Luncurkan Aplikasi

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (kiri) saat meninjau salah satu stan penjualan batik di arena Pameran Mojofest 2019 di Taman Benteng Pancasila, Mojokerto, Rabu (16/1/2019) malam. (FOTO Humas Pemkot Mojokerto)

Mari bersama-sama men-download (unduh) aplikasi Mojomarket di playstore, kita viralkan bersama bahwa produk UKM dan IKM kota kita layak untuk dibanggakan, layak untuk dibeli, layak untuk digunakan

Mojokerto (Antaranews Jatim) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Mojokerto, Jawa Timur, meluncurkan aplikasi perdagangan dalam jaringan (online) berbasis android yang diberi nama Mojomarket. Peluncuran itu dilakukan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat membuka gelaran Pameran Mojofest 2019 di Taman Benteng Pancasila, Mojokerto, Rabu (16/1) malam.

Aplikasi e-commerce ini merupakan inovasi dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Mojokerto untuk mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju dan berkembang secara pesat, yang semuanya serba online.

Dengan aplikasi Mojomarket itu, kini masyarakat lebih mudah membeli produk industri yang dihasilkan Kota Mojokerto. Hanya dengan mengunduh aplikasi Mojomarket di gadget, orang di seluruh penjuru dunia dapat membeli produk buatan warga Kota Mojokerto, mulai batik, sepatu, makanan, hingga kerajinan.

Kepala Disperindag Kota Mojokerto Ruby Hartoyo mengatakan, aplikasi Mojomarket memberikan peluang bagi pelaku industri Kota Mojokerto untuk menjual produknya, sekaligus ikut berperan memajukan perekonomian daerah setempat.

"Dengan harapan agar lebih mempermudah para pelaku usaha di Kota Mojokerto mempromosikan dan menjual usahanya secara lebih luas, bahkan dan skala internasional," ujarnya.

Wali Kota Mojokerto Ita Puspitasari menyampaikan rasa syukur dan bangga terhadap industri kecil menengah dan pelaku usaha di Kota Mojokerto atas peluncuran aplikasi Mojomarket. "Mari bersama-sama men-download (unduh) aplikasi Mojomarket di playstore, kita viralkan bersama bahwa produk UKM dan IKM kota kita layak untuk dibanggakan, layak untuk dibeli, layak untuk digunakan," kata Ning Ita, sapaan akrabnya.

Pembukaan Mojofest 2019 dan peluncuran aplikasi Mojomarket ini sebagai salah satu upaya meningkatkan daya saing, kreativitas, dan produktivitas para pelaku usaha di Kota Mojokerto, sehingga diharapkan dapat memacu semangat dan motivasi dalam meningkatkan dan mengembangkan usahanya secara sistematis, berkelanjutan dan terintegrasi.

Sebagaimana misi pembangunan Wali Kota Ika Puspitasari dalam bidang ekonomi, yaitu mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing, berkeadilan dan berbasis pada ekonomi kerakyatan melalui peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur daerah.

Arik Agustiani, pemilik usaha makanan ringan merk Cassava asal Panderman Raya, Kelurahan Wates, Mojokerto, berterima kasih kepada Ning Ita yang telah meluncurkan aplikasi perdagangan daring. "Dengan Mojomarket, produk kami terbantu pemasarannya. Tidak hanya dipasarkan dalam skala lokal, tetapi kini pemasarannya sudah Internasional," tutur Arik.

Pembukaan Pameran Mojofest 2019 juga dihadiri Wakil Wali Kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria bersama Ibu Ketua TP PKK Nur Chasanah Achmad Rizal, Sekretaris Daerah Harlistyati, forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, serta para pelaku usaha.

Ajang Pameran Mojofest 2019 yang berlangsung hingga 20 Januari 2019 itu diikuti sekitar 100 pelaku industri kecil menengah dan mikro se-Kota Mojokerto. (*)

Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar