Polisi Tangkap Komplotan Pengedar Narkoba di Trenggalek

id Narkoba, sabu sabu, trenggalek

Polisi Tangkap Komplotan Pengedar Narkoba di Trenggalek

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo (tengah) bersama anggota menunjukkan barang bukti sabu dan seperangkat alat hisap di Mapolres Trenggalek, Senin (14/1) (Ist)

"Berdasarkan penggeledahan itu kami menemukan bukti berupa sabu-sabu seberat 0,24 gram, beserta alat hisapnya, dan 1.000 butir pil dobel L. Dari situ hampir dipastikan bahwa dia (Yosep) merupakan pengedar barang haram tersebut," kata Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibawa Saputra.
Trenggalek (Antaranews Jatim) - Aparat Kepolisian Resort Trenggalek, Jawa Timur menangkap empat pemuda yang diduga terlibat dalam jaringan atau komplotan pengedar narkoba jenis sabu-sabu di wilayah tersebut.

Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibawa Saputra, Senin (14/1)  menggelar hasil ungkap perkara tersebut dengan menghadirkan keempat tersangka yang telah ditangkap, berikut barang bukti sabu yang sempat diedarkan maupun masih disimpan.

"Para pelaku ini sudah kami amati (pergerakannya) sejak lama," kata Kapolres Didit kepada wartawan di Trenggalek.

Keempat tersangka dimaksud masing-masing adalah Yosep Bagus Samodra (19) warga Desa Gandusari, Dimas Yanuar Ishak Pamungkas (24) warga Desa Sukorejo, dan Luki Heri Kusnandi (20) warga Desa Melis, Kecamatan Gandusari, serta Megi Wahyudi (27) warga Desa Prigi, Kecamatan Watulimo.

Bersama para tersangka ini, polisi menyita barang-bukti berupa narkoba jenis sabu-sabu dengan berat 0,24 gram beserta kelengkapan alat penghisapnya, 1.340 butir pil dobel L, uang tunai sebesar Rp614 ribu yang diduga hasil penjualan narkoba tersebut, empat buah ponsel berbagai merek, serta berbagai kelengkapan lainnya untuk menjual narkoba seperti plastik klip, kertas gerenjeng dan sebagainya.

Kini keempat pelaku berada di ruang tahanan Mapolres Trenggalek untuk proses hukum selanjutnya.

Penangkapan itu sendiri terjadi pada Rabu (9/1).

Saat itu sekitar pukul 15.00 polisi mendapatkan informasi bahwa terjadi peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan pil dobel L di sebuah rumah wilayah Kecamatan Gandusari.

"Berdasarkan penggeledahan itu kami menemukan bukti berupa sabu-sabu seberat 0,24 gram, beserta alat hisapnya, dan 1.000 butir pil dobel L. Dari situ hampir dipastikan bahwa dia (Yosep) merupakan pengedar barang haram tersebut," kata Kapolres.

Dia melanjutkan, dari penemuan barang bukti tersebut polisi langsung melakukan pendalaman terhadap pelaku.

Dari situ, polisi mendapatkan informasi bahwa tiga rekan pelaku yang juga diduga sebagai pengedar narkoba baru pergi dari tempat tersebut.

"Berdasarkan informasi tersebut sekitar 10 menit berselang kami berhasil menangkap tiga pelaku lainnya diarea jalan Desa/ Kecamatan Gandusari, yang tidak jauh dari lokasi penangkapan pertama," katanya.

Dari hasil penangkapan ketiga pelaku tersebut polisi mendapatkan barang bukti berupa 340 butir pil dobel L, yang semuanya siap jual serta berbagai barangbukti lainnya. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar