TKD Jatim Minta Umat Lintas Agama Tak Tergerus Hoaks

id tkd,jokowi,pilpres,lintas agama, surabaya

TKD Jatim Minta Umat Lintas Agama Tak Tergerus Hoaks

Ketua TKD untuk pemenangan Jokowi-Kiai Ma'ruf di Jatim, Machfud Arifin, bersama puluhan orang asal Forum Lintas Agama di sela diskusi terkait Pilpres 2019 di Surabaya, Sabtu (12/1). (Foto Istimewa)

Teman-teman forum lintas agama juga sudah sepakat menyampaikan kebenaran di lingkungan masing-masing dan tidak terpengaruh hoaks
Surabaya (Antaranews Jatim) - Tim Kampanye Daerah (TKD) untuk pemenangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin di Jawa Timur meminta forum lintas agana tak tergerus karena hoaks atau kabar bohong, terutama yang beredar di media sosial.

"Teman-teman forum lintas agama juga sudah sepakat menyampaikan kebenaran di lingkungan masing-masing dan tidak terpengaruh hoaks," ujar Ketua TKD Jatim Machfud Arifin di sela diskusi dengan puluhan orang lintas agama di Surabaya, Sabtu.

Puluhan orang tersebut tergabung pada Forum Berbeda tapi Mesra (FBM) dan berdiskusi tentang berbagai hal terkait Pemilihan Presiden RI 2019.

Pada kesempatan tersebut, TKD juga menyampaikan visi misi serta program pasangan yang didukungnya, termasuk menceritakan berbagai kabar bohong yang beredar selama ini.

"Hoaks-hoaks tersebut bukan hanya berpotensi menggerus suara Jokowi, tapi juga mengancam persatuan bangsa sehingga semua sepakat melawan berbagai drama hoaks dan fitnah yang datang," ucapnya.

Sementara itu, mantan Kapolda Jatim itu menambahkan, berdasarkan survei internal TKD Jatim terbaru, Jokowi mendapat dukungan mayoritas dari semua pemeluk agama.

"Kami cek dari latar belakang agama pemilih Pak Jokowi, mayoritas pemeluk semua agama yang ada di Indonesia mendukung beliau. Apalagi Pak Jokowi memang adil untuk semua umat dan mengayomi semuanya," katanya.

Di tempat sama, Pendeta M Sudhi Dharma Pembina FBM menyampaikan ke TKD Jatim untuk saling menguatkan langkah menghadapi Pemilihan Presiden yang digelar tiga bulan lagi.

"Kami mengimbau kepada semua umat agar datang ke TPS dan jangan salah menentukan. Pilihlah yang sudah bekerja dengan baik," katanya.

Pemilihan Presiden diselenggarakan pada 17 April 2019 dan diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma'ruf Amin di nomor urut 01, kemudian Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar