Bayu Airlangga Siap Maju Cawali di Pilkada Surabaya 2020

id bayu airlangga,cawali surabaya,pilkada surabaya,pilwali surabaya,survei SSC,partai demokrat,antaranews jatim

Bayu Airlangga Siap Maju Cawali di Pilkada Surabaya 2020

Ketua Muda Mudi Demokrat Jawa Timur  Bayu Airlangga (Abdul Hakim)

Kita ini prajurit. Apa yang menjadi kebijakan partai akan kita jalankan. Lagi pula Pilkada Surabaya masih dua tahun lagi. Saat ini yang terpenting bagaimana Partai Demokrat mengalami kesuksesan di pilleg dan pilpres nanti
Surabaya (Antaranews Jatim) - Ketua Muda Mudi Demokrat Jawa Timur  Bayu Airlangga menyatakan siap ditunjuk partai untuk maju sebagai bakal Calon Wali Kota Surabaya dalam Pemilihan Kepala Daerah Surabaya pada 2019.
     
Bayu Airlangga, di Surabaya, Jumat, menyatakan pihaknya menyerahkan sepenuhnya hal itu pada kebijakan Partai Demokrat nantinya. Saat ini dirinya masih fokus dalam upaya mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019 yang menjadi kebijakan partai.
     
"Kita ini prajurit. Apa yang menjadi kebijakan partai akan kita jalankan. Lagi pula Pilkada Surabaya masih dua tahun lagi. Saat ini yang terpenting bagaimana Partai Demokrat mengalami kesuksesan di pilleg dan pilpres nanti," ujar pria yang juga menantu Gubernur Jatim Soekarwo itu.  
     
Diketahui dari hasil survei popularitas yang dirilis oleh Surabaya Survey Center (SSC) di Surabaya pada Rabu (9/1) menyebut nama Bayu Airlangga menempati posisi pertama di kalangan pemilih milenial. 
     
Bayu Airlangga mendapatkan 26.6 persen yang kemudian diikuti M. Habibur Rahman dengan 14.8 persen,  M. Abid Umar serta M. Nur Arifin dengan 13.4 persen.
     
Survei SSC tersebut dilaksanakan mulai 20-31 Desember 2018 di 31 Kecamatan di Kota Surabaya.  Riset yang dilakukan menggunakan 1.000 responden melalui teknik stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih sebanyak 3.1 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. 
     
Pakar Komunikasi Politik dari Universitas Airlangga, Yayan Sakti Suryandaru mengatakan dengan adanya fenomena tersebut, bisa jadi pertanda yang baik bagi calon wali kota yang disukai kalangan milenial. 
     
"Karena publik sekarang cenderung suka hal yang baru di pemerintahan," katanya.
     
Ia mencontohkan pola Pemilihan Kepala Daerah  Jawa Timur 2018, Calon Gubernur Jatim Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) yang merupakan petahana bisa dikalahkan oleh Cagub Jatim, Khofifah Indarparawansa. 
     
"Ini karena mereka menginginkan adanya perubahan di pemerintahan," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar