500 Personel Gabungan Amankan Perayaan Natal di Kota Malang

id Operasi Lilin 2018,Polresta Malang,Natal Aman,perayaan natal malang,personel gabungan natal

500 Personel Gabungan Amankan Perayaan Natal di Kota Malang

Ilustrasi - Gelar Pasukan Ops Lilin Semeru 2017 Pasukan gabungan dari TNI, Polri, SAR dan Dishub mengikuti apel gelar pasukan Operasi Lilin Semeru 2017 di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (22/12). (Dok. Antara Jatim/Budi Candra Setya)

Totalnya sekitar 500 personel, dari Polres Malang Kota yang dilibatkan sebanyak 300 personel, sisanya ditambah dari TNI, instansi lain, serta elemen masyarakat

Malang (Antaranews Jatim) - Kepolisian Resor Malang Kota menyiapkan sebanyak 500 personel gabungan pada Operasi Lilin Semeru 2018 untuk mengamankan perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 di wilayah Kota Malang.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri mengatakan, personel dari Polres Malang Kota yang diterjunkan dalam Operasi Lilin 2018 tersebut sebanyak 300 personel, sementara dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), instansi lain, dan elemen masyarakat kurang lebih sebanyak 200 personel.

"Totalnya sekitar 500 personel, dari Polres Malang Kota yang dilibatkan sebanyak 300 personel, sisanya ditambah dari TNI, instansi lain, serta elemen masyarakat," kata Asfuri di Alun-Alun Kota Malang, Jumat.

Asfuri menjelaskan, pihaknya akan menempatkan sebanyak tiga Pos Pengamanan, khususnya di area-area yang dinilai membutuhkan keamanan ekstra. Tiga titik tersebut adalah Gereja Kayutangan, Gereja Ijen, dan Gereja Katolik Paroki St Albertus.

Menurut Asfuri, penempatan personel keamanan tersebut tidak hanya akan fokus pada tiga titik itu, melainkan juga akan disebar di beberapa area yang membutuhkan perhatian khusus.

Sebelum pelaksanaan Operasi Lilin 2018, pihak kepolisian telah melakukan rapat eksternal dengan pihak-pihak terkait.

Dalam rapat tersebut, Polres Malang Kota mengumpulkan para pemuka agama dan pihak pengelola pusat perbelanjaan, hotel, dan lain-lain, terkait imbauan soal penggunaan atribut Natal bagi para karyawan.

Asfuri menjelaskan, penggunaan atribut Natal bagi karyawan tidak boleh dipaksakan.

"Mudah-mudahan, tidak ada masalah dan tidak ada 'sweeping' yang dilakukan oleh ormas," kata Asfuri.

Pelaksanaan Operasi Lilin 2018 di Jawa Timur dimulai pada 21 Desember 2018, hingga 1 Januari 2019. Selain mengamankan kegiatan perayaan Natal 2018, Polres Malang Kota juga mengantisipasi adanya lonjakan arus kendaraan bermotor yang menuju Kota Malang.

Kota Malang merupakan salah satu destinasi liburan favorit di wilayah Jawa Timur. Kebanyakan para wisatawan yang menghabiskan waktu khususnya pada liburan akhir tahun berasal dari Jakarta, Surabaya, dan wilayah lainnya di Jawa Timur.(*)

Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar