Kampung Blekok Situbondo Siapkan Paket Wisata Edukasi

id Wisata situbondo, kampung blekok, situbondo, Kholil

Kampung Blekok Situbondo Siapkan Paket Wisata Edukasi

Ribuan burung sejenis bangau di hutan bakau Objek wisata Kampung Blekok Situbondo. (Antarajatim/ Novi H)

Situbondo (Antaranews Jatim) - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyiapkan paket wisata edukasi di objek wisata Kampung Blekok, yakni menanam tanaman bakau (mangrove) bagi pengunjung di tepi pantai sekitar kawasan wisata baru itu.

"Selain pengunjung wisata Kampung Blekok di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit bisa menikmati pemandangan alam hutan bakau yang menjadi rumah burung blekok atau sejenis burung bangau, nantinya pengunjung dapat menanam bakau dan diberi nama pengunjung," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo, Kholil di Situbondo, Selasa.

Ia menjelaskan, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Kampung Blekok akan menawarkan kepada setiap pengunjung menggunakan paket wisata adopsi mangrove atau menanam tanaman bakau, dan bakau tersebut langsung diberikan nama dan nomor register pengunjung.

Sementara terkait dengan tarif untuk paket wisata adopsi mangrove, katanya, sampai saat ini masih dalam pembahasan guna menentukan tarif wisata edukasi itu, karena masih ada beberapa paket wisata lainnya yang akan ditawarkan kepada pengunjung wisata.

"Kami juga masih mempersiapkan paket wisata lainnya seperti kerajinan `surfing` dan kerajinan lainnya, karena masyarakat sekitar wisata Kampung Blekok mayoritas perajin asesoris dari kerang dan kayu yang selama ini pangsa pasarnya di Pulau Bali," paparnya.

Objek wisata Kampung Blekok merupakan wisata baru dan hutan bakau yang menjadi tempat ribuan burung blekok atau bangau ini, menjadi daya tarik pengunjung wisata lokal maupun pengunjung dari luar kota.

Data diperoleh, kendati wisata Kampung Blekok baru akan diluncurkan sebagai objek wisata pada tahun depan, dan belum diberlakukan tiket masuk, jumlah kunjungan wisatawan lokal dan luar kota ke objek wisata ini tercatat mencapai sekitar 13.500 orang.

Di objek wisata Kampung Blekok juga telah dibangun sarana prasarana penunjang wisata seperti jembatan kayu mengelilingi hutan bakau dan menara tinjau bagi pengunjung untuk melihat langsung ribuan burung blekok yang ada di hutan bakau. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar