Polres Madiun Kota Tangani 2.000 Pelanggaran Lalu Lintas

id Operasi Zebra 2018,pelanggaran lalu lintas,Polres Madiun Koa

Polres Madiun Kota Tangani 2.000 Pelanggaran Lalu Lintas

Ilustrasi - Polisi menilang pengendara tanpa kelengkapan surat pengendara motor saat Operasi Zebra Semeru 2018 di kawasan Gedung Olahraga Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (30/10/2018). Operasi Zebra Semeru 2018 yang digelar serentak se Indonesia tersebut bertujuan untuk pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang mengedepankan kegiatan penegakan hukum disertai preventif secara selektif prioritas. Antara Jatim/Umarul Faruq/zk

Dari sejumlah pelanggaran tersebut, mayoritas dikarenakan pelanggar tidak melengkapi surat-surat berkendaranya
Madiun (Antaranews Jatim) - Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota, Jawa Timur, mengangani sebanyak 2.000 lebih kasus pelanggaran lalu lintas selama Operasi Zebra Semeru tahun 2018 yang berlangsung sejak tanggal 30 Oktober di wilayah hukumnya.

"Dari sejumlah pelanggaran tersebut, mayoritas dikarenakan pelanggar tidak melengkapi surat-surat berkendaranya," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Madiun Kota AKP Affan kepada wartawan, Jumat.

Selain tidak melengkapi surat berkendara seperti STNK dan SIM, pelanggaran juga disebabkan karena melawan arus serta tdak menggunakan sabuk pengaman untuk pengemudi roda emoat atau lebih.

Sebagai bentuk penindakan tegas, petugas memberikan sanksi tilang bagi pelanggar yang rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas atas tindakannya tersebut.

Selain tindakan tilang, lanjutnya, petugas Polres Madiun Kota juga memberikan sosialisasi terkait Operasi Zebra Semeru 2018 serta keselamatan dalam berlalu lintas.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak berkendara tanpa memiliki surat-surat berkendara yang penting. Selain itu, bagi yang dibawah umur diminta untuk tidak mengendarai kendaraan sendiri.

AKP Affan menambahkan, Operasi Zebra Semeru 2018 selain petugas Polres Madiun Kota juga melibatkan petugas POM TNI,

Sesuai jadwal, razia masih akan terus digelar pada siang dan malam hari di titik-titik rawan pelanggaran lalu lintas hingga tanggal 12 November 2018.( (*)
Pewarta :
Editor: Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar