Sampai di Malang, Obor Asian Games Disambut Pentas Budaya (Video)

id Asian Games 2018, Obor Asian Games,Asian Games XVIII 2018, Palembang-Jakarta

Sampai di Malang, Obor Asian Games Disambut Pentas Budaya (Video)

Seorang warga Malang berfoto di both Asian Games 2018 yang tertelak di depan Balai Kota Malang, Jumat (20/7). (A.Malik Ibrahim)

Dari Malang mari kita gelorakan semangat meraih prestasi terbaik bagi Indonesia di Asian Games XVIII
Malang (Antaranews Jatim) - Pengarakan Obor Asian Game XVIII 2018 disambut dengan pentas seni dan budaya berupa tari-tarian topeng Malangan, serta aksi Reog Ponorogo ketika sampai di Balai Kota Malang, Jatim pada Jumat, petang.

Pembawa obor Lilies Handayani di Kota Malang adalah seorang atlet panahan nasional yang pernah merebut medali perak pertama untuk Indonesia di Olimpiade Seoul 1988.

Plt Wali Kota Malang, Sutiaji dalam penyambutan obor mengaku bangga, Kota Malang dilintasi obor Asian Games XVIII/2018, dan diharapkan dari Kota Malang bisa mendorong atlet Indonesia untuk meraih prestasi terbaik dalam ajang tersebut.

"Dari Malang mari kita gelorakan semangat meraih prestasi terbaik bagi Indonesia di Asian Games XVIII, dan saya juga mohon maaf apabila dalam penyambutan obor ini masih banyak kekurangan," kata Sutiaji.

Rencananya obor Asian Games 2018 yang dinyalakan dengan api abadi hanya singgah beberapa jam di Kota Malang, kemudian dilanjutkan dengan diarak menuju ke Gunung Bromo pada Sabtu (21/7) dini hari.

Sementara pada saat singgah, Pemkot Malang juga telah menyiapkan hiburan bagi masyarakat setempat berupa konvoi penampilan dari ratusan atlet, seniman, komunitas dan sejumlah pihak terkait.

Sebelumnya, pemkot setempat juga telah menyosialisasikan perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang melalui pemasangan stiker di kaca belakang seluruh kendaraan dinas.

Pemasangan stiker Asian Games XVIII, dilakukan bersamaan dengan pemasangan PIN Asian Games bagi aparatur sipil negara (ASN).(*)
Video Oleh Abdul Malik
 

 
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar