Emil Sebut Kerja Harus Ikhlas Jangan Harap Sesuatu dari Jabatan (Video)

id calon wakil gubernur jatim emil dardak,kerja harus ikhlas,banyak pejabat terlibat hukum,pilkada jatim ,pilkada 2018

Emil Sebut Kerja Harus Ikhlas Jangan Harap Sesuatu dari Jabatan (Video)

Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dalam acara dialog pemuda di salah satu rumah makan Kota Kediri, Minggu (10/6) sore . Antara Jatim/ Asmaul Chusna

Saya juga kepala daerah. Saya tahu bagaimana cara kita harus menjaga diri, dari hal yang sangat besar sampai kecil. Contoh dalam perizinan, kita harus ikhlas, jangan sampai ada embel-embel apa yang saya dapat dari perizinan atau jabatan
Kediri, 10/6 (Antara) - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak mengatakan untuk bekerja harus ikhlas dan jangan sampai ada embel-embel untuk meminta sesuatu dari berbagai proyek atau jabatan, sehingga terhindar dari tindak korupsi.

"Saya juga kepala daerah. Saya tahu bagaimana cara kita harus menjaga diri, dari hal yang sangat besar sampai kecil. Contoh dalam perizinan, kita harus ikhlas, jangan sampai ada embel-embel apa yang saya dapat dari perizinan atau jabatan," kata Emil saat dikonfirmasi soal maraknya pejabat yang terkena kasus hukum.

Emil yang ditemui dalam acara dialog pemuda di salah satu rumah makan Kota Kediri, Minggu sore mengatakan dalam penggunaan anggaran memang ada yang harus diperhatikan yaitu penggunaan anggaran itu sendiri serta kebijakan.

Dirinya juga mengaku masih banyak "pekerjaan rumah" yang harus dibenahi. Bahkan, saat dirinya masih menjabat sebagai kepala daerah dan belum cuti ikut Pilkada Jatim, dirinya selalu berupaya dengan seluruh SKPD di Kabupaten Trenggalek untuk terus berbenah. Proses itu bukan hanya di Kabupaten Trenggalek, namun dirinya juga berharap bisa dilakukan hingga Jatim.

"Kami terus berbenah di Trengggalek dan tentunya di Jatim harus berbenah ke depan bersama. Jadi, saya hanya janjikan yang terjadi ini sebagai sarana untuk mawas diri. Tentunya, saya juga menghormati azas praduga tidak bersalah," kata dia.

Ia menambahkan, pengawasan dalam hal keuangan saat ini cukup ketat. Bahkan, bisa membuat birokrasi takut membuat kebijaan, karena dikriminalisasi, padahal mereka tidak mengambil uang.

Menurut dia, hal ini perlu solusi yang sangat mendesak bagaimana sistem lebih jelas, tidak ambigu (mendua), tidak membuat birokrat takut berinovasi. Adanya hal itu, terkadang membuat mereka maunya bermain aman, tidak berinovasi mencari terobosan yang bisa menolong.

Padahal, kata dia, banyak anak muda yang mempunyai ide, namun karena khawatir, sehingga jika hal tersebut diberi dana akan menjadi temuan petugas. Bahkan, bisa jadi hal itu menguntungkan orang lain dan merugikan negara.

"Kesuksesan apa yang bisa diambil tanpa risiko dan risiko pasti ada dan berpotensi rugi. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah," kata dia.

Ia menambahkan, Presiden Joko Widodo saat ini sudah membuat peraturan tentang inovasi. Dirinya berharap adanya aturan ini menjadi pintu masuk bagi daerah untuk terus berinovasi dan tidak menjadikan daerah takut.

"Mudah-mudahan ini menjadi pintu masuk. Sayang jika daerah tidak berinovasi karena takut dikriminalisasi," kata dia berharap.

Emil hadir dalam acara dialog pemuda. Selain Emil, juga terdapat sejumlah petinggi partai pendukung. Dalam acara tersebut dihadiri ratusan pemuda dari berbagai daerah di Kediri dan sekitarnya Mereka juga kagum akan sosok Emil dan berharap ada perubahan baru di Jatim ke depannya. (*)
Video Oleh Asmaul Chusna
 
Pewarta :
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar