Angklung Tandai 'Indonesia Week' di Shanghai

id angklung,indonesia week,shanghai,tiongkok

Angklung Tandai 'Indonesia Week' di Shanghai

Dubes RI untuk China Djauhari Oratmangun (lima kanan) dan Konjen RI untuk Shanghai Siti Nugraha Mauludiah (empat kiri) bersama para pejabat BUMN dan Inacham memainkan angklung untuk membuka Indonesia Festival 2018 di objek wisata Oriental Pearl Tower, Shanghai, Jumat (4/5). (Foto M. Irfan Ilmie)

Saya atas nama KBRI Beijing dan KJRI Shanghai mengundang bapak dan ibu, adik-adik sekalian untuk berkunjungan dan menyaksikan miniatur Indonesia di sini, baik dari aspek turisme atau produk-produk lainnya
Shanghai (Antara) - Bunyi alat musik tradisional khas Jawa Barat angklung menandai dimulainya "Indonesia Week" 2018 di Kota Shanghai, China.

Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun bersama Konsul Jenderal RI untuk Shanghai Siti Nugraha Mauludiah memandu permainan alat musik yang terbuat dari bambu itu di areal gedung pencakar langit "Oriental Pearl Tower", Jumat.

Saat Dubes dan Konjen memainkan angklung, Ketua Kadin Indonesia di China (Inacham) James Hartono, Direktur Promosi Kementerian Pariwisata RI untuk Wilayah China Vinsensius Jemadu, Wakil Direktur Garuda Indonesia Wilayah China Dharmawan J Hendrata, dan perwakilan Bank Mandiri Shanghai yang berdiri di panggung berlatar belakang ikon Shanghai setinggi 468 meter itu pun mengikutinya.

"Saya atas nama KBRI Beijing dan KJRI Shanghai mengundang bapak dan ibu, adik-adik sekalian untuk berkunjungan dan menyaksikan miniatur Indonesia di sini, baik dari aspek turisme atau produk-produk lainnya," kata Djauhari.

Dubes yang baru 12 hari menginjakkan kakinya di daratan Tiongkok tersebut menganggap kegiatan yang digelar oleh KJRI Shanghai sangat luar biasa.

"Ini hasil kolaborasi bersama untuk mempromosikan Indonesia di China, khususnya Shanghai. Mari kita dukung bersama," ujar mantan Dubes Rusia tersebut.

Sementara itu, Konjen Siti Nugraha Mauludiah mengajak tamu undangan dari berbagai negara menikmati beragam produk makanan dan kuliner yang tersedia di arena festival itu.

"Selain itu kami juga mengajak semua orang yang hadir di sini menyaksikan penampilan kesenian khas Nusantara di panggung hiburan," ujarnya.

Ratusan warga China dan tamu undangan, termasuk sejumlah perwakilan negara sahabat turut bergoyang saat panggung hiburan diisi oleh para penampil untuk berjoget dangdut.

Bahkan, di sela-sela acara tersebut pihak panitia menggelar lomba joget dangdut berhadiah tiket pesawat Garuda Shanghai-Jakarta pergi dan pulang.

Namun perempuan warga Shanghai yang memenangkan lomba tersebut memilih tiket yang diberikan Garuda untuk perjalanan Shanghai-Bali.

"Saya memang belum pernah ke Jakarta atau Bali. Tapi saya pilih Bali saja," ujarnya yang langsung mendapatkan persetujuan dari pihak Garuda. (*)
Pewarta :
Editor: Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar