Pemerintah dan DPR Sepakat Siapkan Layanan Haji Terbaik

id Pemerintah dan DPR, siapkan layanan haji terbaik, layanan haji

Pemerintah dan DPR Sepakat Siapkan Layanan Haji Terbaik

Ilustrasi - Pelaksanaan pembuatan paspor haji di Imigrasi Klas 1 Tanjung Perak, Senin (5/3) (Ist)

Jakarta (Antara) - Pemerintah bersama DPR RI sepakat menyiapkan layanan terbaik kepada calon haji Indonesia pada musim haji 2018.

Hal tersebut disepakati dalam pertemuan persiapan penyelenggaraan haji 2018 yang digelar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dalam kunjungan kerjanya di Arab Saudi.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, pertemuan tersebut juga dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Kesehatan Nila Moeloek dan Komisi VIII DPR RI di Kota Madinah.

"Menjadi tanggung jawab bersama Pemerintah dan DPR untuk memastikan agar pelaksanaan haji dari tahun ke tahun semakin baik," kata Puan Maharani.

Menko PMK juga mengapresiasi berbagai masukan Komisi VIII DPR RI dan mengajak agar semua pihak berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,  khususnya para calon jamaah haji Indonesia.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasapong dalam pertemuan tersebut menyoroti beberapa hal untuk terus dipantau dan dilakukan perbaikan ke depan antara lain hal-hal yang terkait urusan pelayanan kesehatan.

Pemondokan yang diharapkan secara berkelanjutan tetap berada di sekitar Markaziah. Menyangkut pemanfaatan GPS untuk meminimalkan jamaah haji yang tersesat.

Fasilitas AC di tenda saat wukuf di Arafah mengingat musim haji tahun 2018 cuaca diperkirakan sangat panas dan saat di Mina agar calhaj Indonesia diatur lebih baik dan tidak melebihi kapasitas.

Menteri Agama Lukman Hakim pada kesempatan itu menjelaskan bahwa menyangkut AC di Arafah, kendala utama adalah keterbatasan ketersediaan listrik, namun akan disiasati dengan penggunaan kipas angin berspringkel.

Lukman juga mengapresiasi DPR Komisi VIII yang telah memberikan persetujuan BPIH lebih awal sehingga Kementerian Agama memiliki waktu cukup untuk mengatur persiapan penyelenggaraan ibadah haji.

Sementara Menteri Kesehatan Nila Moeloek menyampaikan bahwa Kemenkes siap bersinergi dengan Kementerian Agama,  utamanya dalam peningkatan layanan kesehatan dan mewaspadai cuaca panas yang dapat mengakibatkan "heat stroke" pada jamaah. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar