Mensesneg Sambut Baik Forum 11 PTN-BH di ITS

id mensesneg, pratikno,pertemuan 11 ptn-bh, its

Mensesneg Sambut Baik Forum 11 PTN-BH di ITS

Mensesneg Pratikno. (Willy Irawan)

Kalau `roadmap` industri 4.0, universitas sebagai tren setter sebagai penyedia SDM mestinya satu langkah ke depan. Ini forum yang bagus agar kendala internal di PTN-BH bisa dituntaskan dan fokus pada akselerasi pengembangan SDM,
Surabaya (Antaranews Jatim) - Menteri Sekretaris Negera (Mensesneg) Pratikno mengapresiasi adanya forum pertemuan 11 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) Indonesia yang digelar di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, 4-5 April.

"Kami menyambut baik dari 11 PTN-BH yang mengelaborasi permasalahan apa yang dihadapi di internal agar mampu untuk mengakselerasi penyiapan SDM yang kapabel," kata Pratikno usai menjadi pembicara di ITS, Rabu.

Pratikno mengatakan, Presiden Joko Widodo telah meluncurkan "roadmap" industri 4.0. Industri 4.0 tersebut tak bisa lagi dihindari. Pasalnya, industri digital sudah bergerak dengan sangat cepat bukan hanya di negera maju tapi juga di Indonesia.

Selain itu, Pratikno menilai digital ekonomi telah berkembang luar biasa dan sudah mendistrupsi terhadap tata ekonomi yang sudah ada. Maka dia mengimbau semuanya bersiap karena industri sudah mempersiapkan.

"Kalau `roadmap` industri 4.0, universitas sebagai tren setter sebagai penyedia SDM mestinya satu langkah ke depan. Ini forum yang bagus agar kendala internal di PTN-BH bisa dituntaskan dan fokus pada akselerasi pengembangan SDM," ujarnya.

Terkait masalah otonomi PTN-BH yang dibahas pada forum kali ini, dia menyatakan masalah itu nantinya akan diidentifikasi. Sebab, ada beberapa menteri yang datang.

Dia juga meminta agar masalah itu didiskusikan terlebih di internal perguruan tinggi sebelum nantinya dibawa ke level pemerintah.

"Ada beberapa aturan, misalnya diidentifikasi kurang harmonis yang akan didiskusikan lebih detail. Pihak pemerintah menunggu usulan sekretariat PTN-BH kepada Kemenristekdikti dan kemudian diajukan presiden," tuturnya.(*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar