Daop Surabaya Siapkan Enam KA Tambahan Pada Lebaran 2018

id Daop Surabaya Siapkan KA Tambahan Lebaran 2018, Daop Surabaya, KA Lebaran,'

Daop Surabaya Siapkan Enam KA Tambahan Pada Lebaran 2018

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko (kanan) memberikan keterangan kepada sejumlah awak media saat jumpa pers di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (15/9). Antara Jatim/Didik Suhartono/uma/17

enam KA tambahan itu total memiliki ketersediaan tempat duduk sebanyak 3.562 tempat/hari
Surabaya (Antaranews Jatim) - Perseroan terbatas Kereta Api Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya berencana menyiapkan enam KA tambahan untuk mengantisipasi tingginya lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran 2018.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Gatut Sutiyatmoko di Surabaya, Jumat mengatakan enam KA tambahan itu total memiliki ketersediaan tempat duduk sebanyak 3.562 tempat/hari.

Masing-masing KA tambahan adalah KA Gajayana Lebaran dengan relasi Malang-Gambir, KA Sembrani Lebaran dengan relasi Surabaya Pasarturi-Gambir, dan KA Sancaka Lebaran relasi Surabaya Gubeng-Yogyakarta.

Selain itu, KA Pasundan Lebaran relasi Surabaya Gubeng-Kiaracondong, KA Matarmaja Lebaran relasi Malang-Pasarsenen, dan KA Kertajaya Lebaran relasi Surabaya Pasarturi-Pasarsenen.

"Pemesanan tiket untuk KA tambahan Lebaran 2018 masih belum kami buka, sebab menunggu keputusan dan instruksi kantor pusat Bandung," kata Gatut.

Sementara itu, perkembangan terakhir untuk pemesanan tiket reguler KA Lebaran di Daop 8 Surabaya masih terjual sekitar 34,5 persen, atau sebanyak 117.126 tempat duduk dari total ketersediaan 339.660 tempat duduk.

Rata-rata tujuan penumpang pada KA reguler adalah Jakarta dan Yogyakarta, atau sama dengan jumlah prediksi kedatangan penumpang reguler Lebaran di Daop 8 Surabaya, yakni dari Jakarta dan Yogyakarta.

Untuk stasiun utama wilayah Daop 8 Surabaya masing-masing meliputi Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, Surabaya Semut, Sidoarjo, Mojokerto, Bojonegoro, Malang, Wonokromo, dan Lamongan.
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar