Besok KPU Umumkan Hasil Tes Kesehatan dan Coklit

id KPU Tulungagung, Pilkada Tulungagung

Besok KPU Umumkan Hasil Tes Kesehatan dan Coklit

Ilustrasi - Calon Bupati petahana Tulungagung Syahri Mulyo (kiri) dan Wakilnya Maryoto Bhirowo (kanan) menyiapkan berkas bukti tanda terima LHKPN dan surat keterangan tidak memiliki utang di KPU Tulungagung, Rabu (10/1) (IST) (IST/)

"Itu tanggal 11-16 itu kami lakukan penelitian berkas pencalonan, terutama berkas pendidikan semua calon, yang hasilnya nanti juga akan kami umumkan bersamaan dengan (pengumuman) hasil tes kesehatan," ujarnya.
Tulungagung (Antaranews Jatim) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur memastikan hasil tes kesehatan dan "coklit" (pencocokan dan penelitian) dokumen persyaratan pendaftaran calon bupati/wakil bupati setempat akan diumumkan besok (Rabu, 17/1).

"Alhamdulillah kemarin rangkaian pelaksanaan tes kesehatan berjalan lancar, dan semua pasangan calon bisa mengikuti seluruh tahapan hingga selesai. Sesuai jadwal hasilnya nanti akan disampaikan ke KPU, hari ini (Selasa, 16/1) dan besok (Rabu, 17/1) hasil tes kesehatan dan coklit akan kami umumkan secara terbuka," kata Ketua KPU Tulungagung Suprihno dikonfirmasi melalui telepon, Selasa.

Namun hasil tes kesehatan yang didapat dari tim dokter IDI di RSAL dr Ramelan tersebut tidak serta merta bisa langsung dipublikasikan.

"Itu tanggal 11-16 itu kami lakukan penelitian berkas pencalonan, terutama berkas pendidikan semua calon, yang hasilnya nanti juga akan kami umumkan bersamaan dengan (pengumuman) hasil tes kesehatan," ujarnya.

Jika dari hasil coklit ditemukan ada ijazah atau berkas yang dinyatakan belum lengkap atau belum memenuhi syarat, kata Suprihno, calon masih diberi kesempatan melakukan perbaikan berkas.

Semisal ada salinan berkas ijazah yang dilampirkan belum dilegalisir, maka calon diberi kesempatan memperbaiki mulai 18-20 Januari.

Namun jika batas waktu masa perbaikan tetap ada kekurangan persyaratan sesuai ketentuan, maka KPU bisa memberikan kesimpulan berkas tidak memenuhi syarat.

"Misal ada ijazah (calon) yang pihak sekolah tidak mengakui, ya kami akan lakukan konfirmasi. Dan jika yang bersangkutan tidak bisa membuktikan maka akan dinyatakan ijazah tidak memenuhi syarat," ujarnya.

Sebagaimana dilansir dari situs kpu-tulungagungkab.go.id, Ketua Pelaksana Pemeriksaan Kesehatan pasangan calon Pilkada Jatim RSAL dr Ramelan Surabaya Kolonel Laut I Ketut Tirka Nandaka mengatakan hasil tes kesehatan akan diserahkan ke KPU masing masing, termasuk Tulungagung pada Selasa (16/1).

"Hasil tes bebas narkoba dan kesehatan jasmani dan rohani akan diberikan kepada KPU enam daerah pada Selasa 16 Januari besok, "ujarnya.

Seperti diketahui, selain Kabupaten Tulungagung, paslon dari Jombang, Nganjuk, Sampang, Bangkalan dan Pamekasan juga menjalani tes kesehatan di RSAL dr Ramelan Surabaya.

KPU merekomendasikan tiga rumah sakit tipe A di Jawa Timur.

Selain RSU dr Soetomo Surabaya dan RSU dr Syaiful Anwar Malang, salah satunya adalah RSAL dr Ramelan Surabaya.

Menurut Tirka proses pemeriksaan relatif lancar. Semua berjalan sesuai rencana tanpa hambatan.

"Pemeriksaan sesuai dengan keinginan KPU sebagai standar untuk pencalonan kepala daerah, "terang Tirka.

Dalam kegiatan medis ini KPU menggandeng IDI dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) serta Badan Nasional Narkotika (BNN).

Sehari sebelum menjalani tes kesehatan jasmani, semua paslon diwajibkan berpuasa. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar