Menurut kantor berita Deniz Haber Ajansi, kelompok bersenjata itu menahan kapal tersebut ketika kapal itu sedang berlayar di lepas pantai Kota Zuwarah di bagian barat-laut Libya.
Orang-orang bersenjata tersebut mengaku bahwa pemilik kapal itu berutang kepada mereka lebih dari 430.000 dolar AS untuk pembelian minyak.
Tangker tersebut, Haci Telli, meninggalkan Pelabuhan Tuzla di Turki menuju Malta pada 11 Februari dan pada 24 Februari tiba di Pelbuhan Zuwarah, demikian laporan XInhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat siang. Di sana, beberapa pria bersenjata menaiki kapal itu dan menangkapnya bersama dengan anggota awaknya.
Negara di Afrika Utara tersebut telah menderita kevakuman keamanan dan kekacauan sejak jatuhnya pemimpin Libya Muammar Gaddafi pada 2011.(*)
Pewarta: SupervisorEditor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.