Prioritas penggunaan ADD sudah diatur dalam ketentuan pasal 4 dan pasal 11 Permendes, PDT dan Trans No 21 Tahun 2015, yakni tentang pembangunan infrastruktur desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Artinya, kebijakan penyaluran dana desa harus sesuai perencanaan dan pemanfaatan dengan penguatan asas manfaat
Gresik, (Antara Jatim) - Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBN akan segera cair di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yakni pada pertengahan tahun 2016 dengan besaran mencapai Rp600 juta setiap desa.

Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim, Jumat mengatakan ADD diperuntukkan bagi desa untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat.

"Prioritas penggunaan ADD sudah diatur dalam ketentuan pasal 4 dan pasal 11 Permendes, PDT dan Trans No 21 Tahun 2015, yakni tentang pembangunan infrastruktur desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Artinya, kebijakan penyaluran dana desa harus sesuai perencanaan dan pemanfaatan dengan penguatan asas manfaat," katanya di Gresik.

Ia mengatakan total desa di Kabupaten Gresik yang segera menerima dana desa sebanyak 330 desa, dan akan disesuaikan dengan kondisi Desa. 

"Saya mengajak pelaksanaan pembangunan desa harus ekstra hati-hati dalam pemanfaatan ADD, dan gunakanlah dana untuk percepatan pembangunan dengan tetap mengacu pada aturan yang telah ditetapkan," tuturnya.

Qosim meminta setiap kepala desa dalam penggunaannya tidak sampai menimbulkan permasalahan hukum, yakni dengan tetap melakukan konsultasi antarsesama kepala desa dan saling membantu serta mengingatkan agar aman.

"Sesuai dengan program Presiden Joko Widodo yakni Nawacita, artinya dari desa membangun Indonesia, atau membangun lewat pinggiran," katanya.

Qosim mengaku wajah Kabupaten Gresik itu sebenarnya ada di desa, dan dengan percepatan pembangunan di desa berarti meningkatkan pelayanan masyarakat. 

"Namun banyak desa belum terbiasa dengan dana besar, maka harus ekstra hati-hati dalam penggunaan anggaran," katanya.(*)



Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026