Seiring meningkatnya dana pemerintah yang teralokasi ke desa, saya berpesan agar para pengelola anggaran di desa untuk bersikap hati-hati dan teliti,agar tidak menimbulkan perkara di kemudian hari
Gresik, (Antara Jatim) - Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang terbagi dalam 18 kecamatan dan terdiri dari 330 desa serta 26 kelurahan pada tahun 2016 akan menerima empat alokasi dana desa yang mencapai total Rp400 miliar lebih, setelah berlakunya Undang-undang No 6 tahun 2014 tentang Desa.

Kepala Bidang Anggaran Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gresik, Mukhtar, Rabu mengatakan 4 alokasi dana desa itu masing-masing adalah Alokasi Dana Desa (ADD) dengan total sebesar Rp109,7 miliar.

Kemudian, dana bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah total sebesar Rp56,6 miliar, dan dana bantuan keuangan khusus total sebesar Rp75 miliar, yang ketiganya bersumber dari APBD Gresik.

Ditambah lagi dari pemerintah pusat melalui APBN yakni Alokasi Dana Desa (ADD) dengan total sebesar Rp205,6 milliar.

Penjabat Bupati Gresik Akmal Budianto mengakui memang ada peningkatan anggaran ke desa yang sangat drastis pada 2016 di berbagai desa se-Indonesia, hal ini setelah berlakunya UU No 6 tentang desa.

"Oleh karena itu, seiring meningkatnya dana pemerintah yang teralokasi ke desa, saya berpesan agar para pengelola anggaran di desa untuk bersikap hati-hati dan teliti," ucap Akmal, saat membuka lokakarya pengelolaan anggaran desa di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik.

Akmal meminta agar para pejabat di desa untuk bekerja sesuai aturan dan mekanisme yang ada dalam mengelola keuangan.

"Saya hanya berpesan agar pejabat desa selalu berkoordinasi dan berkonsultasi, sehingga benar-benar sesuai aturan, agar tidak menimbulkan perkara di kemudian hari," katanya.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Gresik, Tugas Husni Syarwanto juga mengingatkan bahwa mengelola keuangan negara itu tidak gampang.
     
"Dibutuhkan keseriusan, ketelitian, konsultasi dan koordinasi. Dan kami siap membantu serta membekali desa dalam penyusunandan mengelola anggaran desa melalui berbagai kegiatan lokakarya," katanya.(*)

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026