Madiun (Antara Jatim) - Stok beras di sejumlah gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional IV Madiun, Jawa Timur, dipastikan aman dan bahkan cukup untuk 10 bulan ke depan. "Stok di gudang Bulog Madiun saat ini mencapai 22.000 ton setara beras. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan selama 10 bulan ke depan," ujar Kepala Bulog Sub Divre IV Madiun, Suharto Djabar, kepada wartawan Jumat. Menurut dia, prediksi cukup tersebut mengacu pada kebutuhan beras setiap bulan di Bulog Sub Divre IV Madiun yang rata-rata mencapai 2.300 ton untuk raskin dan beras cadangan nasional. "Beras sebanyak 20.000 ton lebih itu cukup untuk kebutuhan warga Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Ngawi. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," katanya. Ia menjelaskan, meski stok cukup, pihaknya terus melakukan penyerapan gabah dan beras dari petani mitra yang ada di wilayahnya. Apalagi pada bulan Maret nanti, sejumlah wilayah tersebut mulai panen raya. "Pengadaan beras tahun 2015 untuk saat ini masih nol. Pengadaan atau penyerapan, baru akan dimulai pada masa panen awal Maret ini," terang dia. Adapun, target penyerapan beras tahun 2015 di Bulog Sub Divre IV Madiun mencapai 52.000 ton. Target tersebut tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Guna mencapai target penyerapan beras, selain bergantung pada HPP beras yakni Rp6.600 per kilogram, pihaknya juga mengoptimalkan peran satuan tugas dalam melakukan kerja sama dan pembelian langsung ke petani. "Kami melakukan pembelian langsung ke petani yang baru panen di sawah. Untuk memikat petani, sistem yang kami pakai adalah, ada barang, langsung kami bayar. Sebab, petani butuh dana kontan dan secepatnya untuk operasionalnya," katanya. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026