Teheran, (Antara/IRNA-0ANA) - Mantan Wakil Pemimpin Tertinggi Kepolisian Republik Islam Iran, Hojatoleslam Mohammad Ali Rahmani, Sabtu mengatakan bahwa rakyat Iran harus sekali lagi menggemborkan dukungan kepada orang-orang yang tak berdaya di Gaza.
Berbicara kepada IRNA, ia mengatakan bahwa sayangnya, Dunia Islam menderita perpecahan dan perbedaan.
Pemerintah di wilayah yang memainkan peran aktif dalam gejolak Suriah, seharusnya membahas dan mempertimbangkan peristiwa ini sebelumnya, katanya.
Dalam keadaan saat ini, umat Islam di seluruh dunia terutama rakyat Iran harus sepenuhnya mendukung rakyat Palestina di bawah bimbingan Pemimpin Tertinggi, katanya.
Rakyat Iran harus mengundang Dunia Muslim untuk bersatu dan membantu orang-orang di Gaza, katanya.
Sementara itu para utusan Organisasi Kerja sama Islam (OKI) untuk Perserikatan Bangsa Bangsa telah mendesak tindakan segera PBB untuk menghentikan kejahatan Israel terhadap warga Gaza.
Kantor berita negara Iran, IRNA, melaporkan dari markas PBB di New York bahwa Gholamhosein Dehghani, utusan permanen Iran untuk PBB dan utusan OKI lainnya menghadiri pertemuan untuk mengatasi serangan Israel terhadap Jalur Gaza.
Dehghani, bersama dengan utusan OKI lainnya mengutuk serangan Israel terhadap warga sipil di Gaza, dan mengatakan negara-negara OKI bersedia mendukung dan mengirim bantuan kemanusiaan ke Palestina.
Dhghani juga menunjuk Zionis Rezim rasis, ekspansionis dan kebijakan agresif dalam lima dekade terakhir, dan menggambarkan serangan rezim baru-baru ini terhadap warga sipil di Gaza sebagai "contoh kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan".
Dia menyambut pernyataan OKI terbaru yang dikeluarkan Kamis lalu di Jeddah untuk menyediakan dasar-dasar bagi anggota OKI dan Generakan Non Blok (GNB), dan organisasi-organisasi internasional lainnya untuk mengambil langkah-langkah konkret "untuk menghentikan kejahatan Zionis".
Pertemuan tersebut menyepakati untuk dua upaya terutama di Dewan Keamanan dan tuntutan situasi di Majelis Umum untuk segera menghentikan serangan-serangan di Gaza. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.