Gresik (Antara Jatim) - Jajaran Kepolisian Resort Kabupaten Gresik, Jawa Timur, melibatkan 611 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 di wilayah itu.
Kapolres Gresik, AKBP E Zulpan, Senin mengatakan, ratusan personel itu dilibatkan untuk mengamankan sebanyak 2.355 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh wilayah hukum Kabupaten Gresik.
"Setiap TPS di Gresik akan dijaga seorang polisi, namun juga dibantu 18 anggota perlindungan masyarakat atau linmas, sehingga total setiap TPS akan dijaga 19 petugas keamanan," katanya.
Selain dengan anggota linmas, ratusan petugas Polres Gresik juga akan berkordinasi dengan TNI dan Satpol PP dalam melakukan pengamanan.
"Mereka akan "stand by" sejak pagi hari, dan bertugas hingga proses pemungutan suara selesai di setiap TPS," ujarnya.
Sementara itu, mekanisme penjagaan akan dilakukan di dalam dan diluar TPS, tanpa masuk ke dalam bilik suara sesuai dengan permintaan dari petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di setiap kecamatan.
Sebelumnya, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto meminta kepada petugas untuk memprioritaskan keamanan enam titik di wilayah Gresik, karena titik itu adalah kawasan industri yang sangat rawan.
Sambari menyebutkan, enam titik itu adalah Kecamatan Menganti, Driyorejo, Wringinanom, Kecamatan Gresik, Kebomas serta Manyar.
"Enam wilayah itu memiliki masyarakat yang heterogen atau terdiri dari berbagai etnis dan golongan, sehingga perlu diprioritaskan dalam pengamanan pileg serta pemilu nanti," katanya.
Meski demikian, Sambari meminta kawasan lain juga perlu diperhatikan dan diwaspadai untuk menghindari hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan pileg dan pemilu nanti.
"Kami mohon kepada semua "stakeholder" untuk selalu berkoordinasi terus menerus agar setiap permasalahan bisa diatasi dengan baik," ujarnya.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.