Tuban (Antara Jatim) - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim), Rabu, melepaskan empat mahasiswa pendemo terkait rencana kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kelompok Ternak Wahyu Utama di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar.
"Empat mahasiswa pendemo yang diamankan polisi sudah dilepaskan setelah dimintai keterangan," kata Kapolres Tuban AKBP Ucu Kuspriyadi.
Ia menjelaskan para mahasiswa yang menggelar demo di sebuah jalan protokol di daerah setempat memasukkan izin ke polres pada sehari lalu.
Padahal, katanya, sesuai ketentuan kegiatan demonstrasi (demo) harus ada pemberitahuan ke polisi dalam kurun tiga hari sebelum pelaksanaan.
"Walaupun begitu, polisi tidak membubarkan pendemo. Hanya melakukan pendekatan untuk koordinasi," jelasnya.
Ia juga mengatakan polisi juga menampung aspirasi para mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Tuban (FMT) sebagaimana disampaikan pendemo, di antaranya pengungkapan kasus Bank Century, juga pengungkapan kasus korupsi lainnya.
Sebelumnya, sekitar 20 mahasiswa yang tergabung dalam FMT menggelar demo terkait rencana kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kelompok Ternak Wahyu Utama di Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kamis (13/3). (*)
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.