Surabaya (Antara Jatim) - Suriname mengajak kalangan pengusaha asal Jawa Timur mengembangkan sektor industri di negaranya karena di sana ada berbagai bidang yang membutuhkan sejumlah dana. Duta Besar LB & BP Republik Indonesia untuk Suriname, Nur Syahrir Rahardjo, menyatakan, kerja sama yang bisa dilakukan di antaranya industri konstruksi, industri kayu, industri perikanan, pertanian, pertambangan, dan restoran. "Upaya kerja sama ini juga dikarenakan ada ikatan yang ingin disambung oleh Pemerintah Suriname," katanya, pada penandatanganan kerja sama antara Kadin Jatim dengan Kadin Suriname di Grha Kadin Jatim, Surabaya, Selasa. Apalagi, kata dia, kini Suriname mulai mengalihkan fokus bisnisnya ke Indonesia baik di sektor industri maupun perdagangan. "Dulu Suriname selalu berkaca kepada China, sekarang justru ke Indonesia," ujarnya. Selain itu, ungkap dia, Suriname mengakui bahwa kualitas produk Indonesia sangat bagus daripada China. "Dengan demikian, peluang ekspor Indonesia ke Suriname sangat besar," katanya. Apalagi, tambah dia, kini sekitar 90 persen seluruh kebutuhan masyarakat Suriname diimpor dari berbagai negara. "Negara pengimpor terbesar adalah China dan Amerika sedangkan barang yang diimpor dari Indonesia masih minim," katanya.(*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026