Universitas Petra Surabaya Terima 16 Mahasiswa Asing

id Universitas Kristen Petra Surabaya, UKP, mahasiswa asing, beasiswa darmasiswa, indonesian spectrum

Universitas Petra Surabaya Terima 16 Mahasiswa Asing

Surabaya (Antara Jatim) - Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya menerima 16 mahasiswa asing dari 12 negara untuk belajar budaya di Indonesia.

"Mereka berasal dari Australia, Belanda, China, Hungaria, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Korea, Myanmar, Polandia, dan Thailand," kata Kepala Bagian Kerja Sama Luar Negeri UKP, Renny Novemsy Dese SS di Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan belasan mahasiswa asing itu tergabung dalam program pertukaran pelajar, yakni "Indonesian Spectrum" yang merupakan program mempelajari bahasa dan budaya Indonesia dan Beasiswa Darmasiswa dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

"Kami sudah memperkenalkan mereka kepada sivitas akademika Petra melalui acara International 'Student's Fellowship Nite' di Gedung T lantai 5 ruang AV 503 UKP pada Jumat (20/9) malam. Acaranya mengambil konsep permainan untuk menjalin keakraban," ucapnya.

Permainan untuk keakraban yang diikuti Rektor dan para wakilnya serta para dekanat itu antara lain "People Bingo", "The Symbol", dan "Do It The Other Way Around", lalu diakhiri dengan menari poco-poco bersama-sama.

"Dalam permainan People Bingo, para peserta menggunakan papan permainan bingo secara grup berjumlah lima orang, lalu peserta diminta untuk mengisi secara berurutan kolom-kolom kriteria yang ada di papan bingo dengan nama orang yang ada di kelompok mereka sesuai dengan kriteria yang diminta. Kelompok yang berhasil menyelesaikan terlebih dahulu akan dinyatakan sebagai pemenang," paparnya.

Lain halnya dengan The Symbol, para mahasiswa asing saja akan diminta menggambarkan kesan dan pesan terhadap Indonesia, Surabaya dan UK Petra melalui bahasa gambar.

Sementara itu, permainan "Do It The Other Way Around" itu meminta semua orang berpartisipasi secara berkelompok dan melakukan perintah yang ada dalam Bahasa Indonesia kemudian melakukan perintah tersebut dalam arti yang sebaliknya.


Unair dan SMP Hidayatullah
Hal yang sama juga dilakukan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Unair menerima mahasiswa asing dan peserta "International Conference" tentang keperawatan melalui jamuan makan malam bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini MT di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya pada Sabtu (21/9) malam.

"Penerimaan secara resmi dilakukan dalam acara 'Welcoming Reception' untuk Mahasiswa dan Tamu Asing Unair Tahun Ajaran 2013/2014 di Ruang Selasar lantai 4 Kantor Rektorat Unair pada Senin (23/9) sore," tutur Kepala Informasi Studi dan Humas Unair Dr MG Bagus Ani Putra.

Lain halnya dengan 30-an siswa kelas IX SMP Putra Luqman al Hakim Hidayatullah, Kejawan Putih Tambak, Mulyorejo, Surabaya yang melakukan pembelajaran berbahasa Inggris melalui acara membuat "juice" (jus).

"Do not forget to add the melon, chocolate dan the milk," kata Milzam Rizaldi kepada timnya dengan maksud mengingatkan bahan-bahan jus yang akan dibuat.

Milzam kelompoknya sedang membuat Jus Melon campur cokelat. Sebelumnya, ia berdiskusi dengan teman-temannya tentang bahan yang harus disiapkan, maka disepakatilah jus melon campur cokelat.

Mereka dengan lihai mengupas buah-buahan segar menggunakan pisau, lalu dikupas, diiris kecil, dan dimasukkan ke dalam blender. Bak pembuat jus yang mahir, mereka dengan cekatan membuat dan menakar buah beserta campurannya.

"Pembelajaran membuat jus ini sebagai aplikasi prosedur speaking Bahasa Inggris. Agar terasah dan diketahui kemampuan 'speaking' siswa dengan membuat dan menyebutkan proses membuat minuman jus ini," papar guru Bahasa Inggris di sekolah itu, Sugiyanto.(*)
Pewarta :
Editor: Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar