Praha (Antara/Reuters) - Tomas Berdych dan Radek Stepanek membawa juara bertahan Republik Ceko untuk unggul 2-0 di pertandingan Piala Davis melawan Argentina pada Jumat (Sabtu WIB), membawa mereka hanya memerlukan satu kemenangan lagi untuk mencapai final ketiga mereka dalam lima tahun.
Petenis peringkat kelima dunia Berdych mengatasi tantangan yang disodorkan Leonardo Mayer, dengan menang 6-4, 4-6, 6-3, 6-4 di 02 Arena di Praha, di mana tim Ceko mengangkat trofi sebagai negara merdeka untuk pertama kalinya pada tahun lalu.
Sebelumnya, juara ganda putra AS Terbuka Stepanek menang 7-6 (3), 6-3, 6-2 atas Juan Monaco, petenis papan atas Argentina saat petenis peringkat tujuh dunia Juan Martin Del Potro absen.
Mayer, petenis peringkat paling bawah di kedua tim dengan menghuni peringkat 93 dunia dan melakukan penampilan perdananya di Piala Davis sejak 2010, menyamai kekuatan Berdych pada awal pertandingan dan berhasil menyamakan kedudukan.
Namun setelah petenis 26 tahun itu mendapatkan nilai pertamanya di set ketiga, Berdych memenangi tiga game berturut-turut.
Ia mematahkan serve Mayer di game kedua dengan pukulan back hand dan melepaskan sepasang ace di game ketiga, untuk berada di posisi yang lebih nyaman.
"Saya sedikit kesulitan bertarung dengan diri sendiri dengan ritme yang sedikit lebih cepat dari awal di dua set pertama," kata Berdych kepada para pewarta.
"Kemudian saya mendapatkan ritme saya lagi dan mulai melepaskan serve dengan standar yang biasa saya lakukan dan mendapatkan beberapa nilai yang mudah, dan itulah kunci sebenarnya di pertandingan..."
"Kami telah unggul 2-0 setelah Jumat dan itulah yang kami inginkan atau mungkin lebih baik. Hal terpenting sekarang adalah bersiap untuk besok," tambahnya pada wawancara di pinggir lapangan.
Awal Sempurna
Ceko bermain di kandang untuk pertama kalinya musim ini dan Stepanek mendapat dukungan penuh dari para penonton.
Ia dua kali melakukan kesalahan ganda ketika ia membuang peluang untuk memenangi set pertama dengan skor 6-5, namun kemudian ia mendapatkan ketenangannya pada tie break, untuk unggul 6-0, sebelum menuntaskannya dengan pukulan backhand yang dilepaskan akurat ke bagian sudut area lawan.
Stepanek, yang mengikuti kompetisi ini setelah memenangi gelar ganda dengan Leander Paes di Flushing Meadows, akhir pekan silam, tidak mengalami banyak kesulitan untuk menundukkan lawannnya.
"Semakin lama saya berada di lapangan, semakin baik permainan saya," ucapnya kepada para pewarta setelah memberikan awal sempurna pada Ceko di semifinal mereka.
Dengan Stepanek memenangi tiga dari banyak nilai di permainan net dibanding lawannya, Monaco mengatakan kondisi lapangan menguntungkan petenis tuan rumah.
"Saya memiliki peluang-peluang saya pada set pertama, namun tidak dapat memanfaatkannya," ucapnya. "Saya bermain sangat baik. Saya tahu ia adalah pemain yang bagus di tipe lapangan ini. Bermain di lapangan seperti ini tidak mudah."
Berdych dan Stepanek kelihatannya akan berduet untuk pertandingan kategori ganda pada Sabtu, diharapkan dapat menuntaskan pekerjaan dan mengamankan tempat di final, di mana mereka akan menghadapi Serbia atau Kanada.
Mereka merupakan pasangan terbaik sepanjang masa Ceko dengan rekor 12-1 dan membantu negara mereka mengangkat piala pada 2012 untuk pertama kalinya sejak Cekoslovakia memenanginya pada 1980.
Mereka tampil di setiap pertandingan Piala Davis, namun mereka baru akan tampil bersama untuk pertama kalinya pada 2013.
Argentina merupakan runner up pada 2011 namun dikalahkan Ceko di kandang sendiri pada semifinal tahun lalu. Mereka belum pernah memenangi Piala Davis meski empat kali tampil di final.
"Ini lebih sulit daripada kemarin. Namun kami masih memiliki tiga angka untuk dimainkan... Kami masih memiliki kesempatan," kata kapten Argentina Martin Jaite.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.