Bangkalan (Antara Jatim) - Kesebelasan Persegres Gresik United mampu menaham imbang tim kesebelasan Persepam Madura United pada laga lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, Kamis.
Persegres GU mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua, setelah babak pertama tim kesebelasan binaan Widodo Cahyono Putra sempat tertinggal 0-1.
"Yah, kita kayaknya harus banyak memiliki cadangan sabar. Berbagai hal sudah kita lakukan, tapi kemenangan belum juga datang," kata Manajer Persepam (P-MU) Achsanul Qosasi seusai pertandingan, Kamis malam.
Di babak pertama, yakni pada menit ke-16, pemain P-MU Ali Khadafi mampu membobol gawang Persegres GU dengan memanfaatkan tendangan penjuru Busari. Skor berubah menjadi 0-1 untuk Persepam.
Gol Ali Khadafi ini merupakan yang pertama bagi dirinya, selama ia membela laskar "Sape Kerap" selama 20 pertandingan dalam laga ISL. Keunggulan P MU berlangsung hingga babak pertama usai.
Pada babak kedua, striker Persegres GU Shohei Matsunaga berhasil membobol pertahanan P-MU pada tendangan bebas di kotak pinalti di menit 66. Tendangan pemain bernomor punggung 18 gagal diantisipasi oleh kiper P-MU Alfonsius Kelvan, hingga kedudukan menjadi imbang 1-1.
Laskar Pesepam sendiri terus berupaya meningkatkan kedudukan dengan berbagai tekanan, namun tidak berhasil.
Pada menit 85 pertandingan sempat dihentikan akibat suporter tuan rumah menyalakan kembang api yang mengganggu suasana lapangan dan setelah dilanjutkan kembali hingga babak kedua usai namun kedudukan tetap sama 1-1.
Poin seri atas GU ini menambah panjang daftar laga tanpa kemenangan bagi P-MU. Hingga kini sudah tercatat 9 dari 20 pertandingan dijalaninya laskar "Sape Kerap' puasa kemenangan.
"Semoga puasa kemenangan ini bisa segera berakhir," kata Achsanul Qosasi.
Manajer P-MU yang juga anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Madura ini menilai, sebenarnya permainan tim laskah Sape Kerap itu sudah bagus. "Tapi kekompakan memang masih harus ditingkatkan," katanya menambahkan. (*)
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.