Kediri (ANTARA) - Aparat Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur, menyiagakan 334 personel gabungan untuk mengamankan pentas musik dalam rangka Hari Ulang Tahun (Harlah) Ke-2 "Teras Gubuk" Gus Kautsar di Ploso, Kabupaten Kediri.
Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budi mengatakan pengamanan telah dipersiapkan melalui sejumlah tahapan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
"Polres Kediri Kota telah menyiapkan pengamanan kegiatan masyarakat berupa pentas musik dalam rangka Hari Ulang Tahun Teras Gubuk dengan bintang tamu Letto dan Dewa 19. Perkiraan penonton kurang lebih 2.000 orang," kata Iwan di Kediri, Rabu.
Ia mengatakan persiapan pengamanan dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan instansi terkait, penyusunan rencana pengamanan, serta monitoring oleh Sat Intelkam Polres Kediri Kota.
"Kami sudah melaksanakan rapat koordinasi dengan melibatkan instansi terkait dan membuat rencana pengamanan. Total personel pengamanan yang disiapkan sebanyak 334 personel," ujarnya.
Ratusan personel tersebut terdiri atas unsur Polres Kediri Kota, Brimob, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta pengamanan internal pondok pesantren.
Dari kepolisian, personel yang dilibatkan antara lain berasal dari Samapta, Intelkam, Reskrim, Satresnarkoba, Polwan, Propam, Humas, Dokkes, Satlantas, Satbinmas, dan jajaran polsek.
Pengamanan juga diperkuat satu peleton Brimob dan satu peleton personel Kodim, masing-masing sebanyak 30 personel. Sementara pengamanan internal pondok menyiapkan 120 personel di dalam lingkungan pesantren.
Untuk pengamanan lalu lintas, sebanyak 11 personel Satlantas ditempatkan di sejumlah jalur menuju lokasi kegiatan. Sebanyak 25 personel dari unsur Intelkam, Reskrim, dan Satresnarkoba juga disiapkan untuk pengamanan tertutup.
Selain itu, terdapat 15 Polwan, tujuh personel Samapta, 37 personel gabungan polsek, dua personel Propam, dua personel Humas, dua personel Dokkes, dan dua personel Satbinmas.
Dari unsur pemerintah daerah, Dinas Perhubungan menyiapkan 10 personel dan Satpol PP sebanyak 20 personel.
Iwan mengatakan penempatan personel disesuaikan dengan tugas masing-masing, termasuk pengamanan terbuka dan tertutup, pengamanan jalur, pelayanan kesehatan, dokumentasi, serta penyampaian imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Personel ditempatkan sesuai tugas masing-masing, mulai pengamanan terbuka dan tertutup, pengamanan jalur, kesehatan, dokumentasi hingga penyampaian imbauan kamtibmas," katanya.
Sejumlah perwira ditunjuk sebagai pengendali lapangan, di antaranya Kabag Ops, Kapolsek Mojo, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, serta perwira dari unsur Brimob dan Kodim.
Sebelum menempati titik pengamanan, seluruh personel dijadwalkan mengikuti apel kesiapan pada pukul 16.00 WIB di lokasi kegiatan.
Iwan mengatakan pengamanan jalur menjadi salah satu perhatian karena jumlah penonton yang mencapai ribuan orang berpotensi meningkatkan volume kendaraan menuju kawasan Ploso.
Petugas Satlantas disiapkan untuk membantu mengatur arus kendaraan, baik yang menuju lokasi maupun saat penonton meninggalkan kawasan kegiatan.
Sementara di dalam lokasi, personel pengamanan internal pondok akan bersinergi dengan kepolisian dan unsur terkait untuk mengatur penonton serta menjaga ketertiban selama pertunjukan berlangsung.
"Kami berharap seluruh penonton ikut menjaga ketertiban dan mengikuti arahan petugas sehingga rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman dan nyaman," ujarnya.
Polres Kediri Kota juga melakukan pemantauan situasi hingga seluruh rangkaian Harlah Teras Gubuk dan pertunjukan musik tersebut selesai.
Hingga menjelang pelaksanaan pengamanan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Kediri Kota dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.
Teras gubuk merupakan tempat Pengasuh PP Al Falah Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Gus Kautsar untuk mengaji. Lokasi tempat itu juga di area lingkungan Pondok Pesantren Al Falah, Kecamatan Ploso.
Pewarta: Asmaul ChusnaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.