Trenggalek, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek, Jawa Timur, segera meningkatkan kondisi ruas Jalan Krandekan-Gandusari sepanjang sekitar 5,5 kilometer dengan pagu anggaran sekitar Rp10 miliar, untuk memperbaiki akses transportasi dan mendukung mobilitas masyarakat di wilayah ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Kabupaten Trenggalek Anjang Purwoko, di Trenggalek, Rabu, mengatakan, proyek peningkatan jalan tersebut saat ini masih dalam proses pengadaan fisik konstruksi, yakni tahap evaluasi penawaran.

Pemkab menargetkan kontrak pekerjaan dapat ditandatangani dalam waktu sekitar satu pekan.

"Jadi ini bersamaan dengan agenda penyampaian bantuan kepada masyarakat. Kebetulan melewati Jalan Krandekan-Gandusari yang direncanakan ada penanganan. Saat ini masih dalam proses tender," kata Anjang, saat mendampingi Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meninjau ruas jalan tersebut.

Menurut Anjang, ruas Krandekan-Gandusari menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur jalan, karena merupakan bagian dari satu koridor yang menghubungkan Kedunglurah-Krandekan-Gandusari.

Ruas Kedunglurah-Krandekan sebelumnya telah mendapat penanganan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) pada 2024. Namun, masih terdapat sekitar 400 meter ruas yang belum tertangani dan direncanakan masuk dalam APBD induk 2027.

"Sementara untuk yang 400 meter itu kita rencanakan kita tangani tahun depan 2027 di APBD induk. Jadi koridor ini akan tuntas diselesaikan tahun ini dan induk tahun 2027," ujarnya.

Anjang menjelaskan peningkatan ruas Krandekan-Gandusari menggunakan dana pinjaman daerah dengan pagu sekitar Rp10 miliar untuk penanganan sepanjang 5,5 kilometer.

"Harapannya nanti satu minggu lagi kita sudah kontrak dan segera bisa dilaksanakan," katanya pula.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin sebelumnya meninjau langsung kondisi ruas jalan tersebut saat melakukan kunjungan lapangan sekaligus menyerahkan bantuan kepada sejumlah masyarakat kurang mampu di Kecamatan Gandusari.

Selain ruas Krandekan-Gandusari, Pemkab Trenggalek pada 2026 menganggarkan 22 paket pekerjaan infrastruktur melalui mekanisme pengadaan.

Anjang mengatakan tiga paket yang bersumber dari DAK telah berjalan, terdiri atas dua paket di Kecamatan Durenan dan satu paket berupa pekerjaan jembatan di Kembang Sore, Kecamatan Pule.

Sementara 19 paket lainnya telah memasuki tahapan evaluasi dalam proses mini kompetisi. Pemkab juga menyiapkan dua paket tender cepat untuk pembangunan jembatan di Karangrejo, Kecamatan Kampak, dan Munjungan.

"Harapannya ini segera ada pemenang dan bisa segera kontrak dan selanjutnya melaksanakan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan," katanya lagi.

Rencana peningkatan Jalan Krandekan-Gandusari mendapat respons positif dari warga. Siti Qoiriyah, warga Desa Krandekan, mengatakan perbaikan jalan dibutuhkan, karena kondisi sejumlah bagian ruas tersebut telah rusak dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

"Tentunya saya merasa senang bila jalan ini mau diperbaiki. Harapan saya segera dilaksanakan, untuk mengurangi risiko orang jatuh. Karena jalannya sudah rusak parah, ada orang yang sempat jatuh," katanya lagi.



Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026