Situbondo (ANTARA) - DPRD Kabupaten Situbondo, Jawa Timur meminta Dinas Perhubungan setempat mengubah sistem pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU) yang sering dikeluhkan masyarakat, karena sejumlah titik di jalur pantura dan jalan desa kerap padam tak berfungsi.
"Semestinya Dishub bisa mengetahui tren kerusakan lampu penerangan jalan umum, karena ini merupakan salah satu pelayanan pemerintah kepada masyarakat," kata Ketua DPRD Situbondo Mahbub Junaidi di Situbondo, Rabu.
Mahbub mencontohkan sistem pemeliharaan lampu PJU yang menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan yang harus diubah, salah satunya ada stok selama satu tahun untuk kabel, lampu, sensor, tiang atau lainnya.
Sehingga, lanjutnya, ketika masyarakat mengadukan adanya lampu penerangan jalan umum yang rusak bisa langsung melakukan perbaikan.
"Jadi, ke depan kami harapkan Dishub lebih sigap ketika ada keluhan masyarakat mengenai adanya lampu PJU padam/rusak," kata Mahbub.
Kondisi lampu PJU di jalur pantura juga diperburuk dengan minimnya sarana prasarana pemeliharaan, salah satunya kendaraan crane, sarana yang digunakan untuk memperbaiki PJU yang padam.
Kendaraan crane hanya ada dua, yakni besar dan kecil, sedangkan yang besar sudah rusak, sehingga saat akan melakukan perbaikan PJU tidak ada kendaraan yang menopang, sementara kendaraan crane yang kecil tidak menjangkau.
"Kami di DPRD pernah belajar pengelolaan lampu PJU ke beberapa kabupaten lain, bahkan tanggal 1 Januari, sekalipun hari libur, ada pengaduan terkait PJU, petugas langsung melakukan perbaikan," kata Mahbub.
Salah seorang warga, Ahmad Sudiono menyampaikan sepanjang jalur pantura Situbondo terdapat banyak lampu penerangan jalan yang padam, seperti Kecamatan Asembagus mulai dari PG Assembagoes hingga SPBU Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih.
"Ke timur PG Assembagoes itu sekitar 10 kilometer lampu PJU banyak yang mati, padahal di jalur tersebut jalanan sepi," katanya.
Selain itu, kata Ahmad, di jalur pantura mulai dari PG Pandjie ke arah timur hingga jalan raya di Kecamatan Arjasa, juga banyak yang padam, dan ada tiang yang roboh.
"Masih ada di beberapa titik lainnya juga padam, kami berharap PJU segera memperbaikinya, karena sangat diperlukan oleh masyarakat," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo Nugroho belum berhasil dikonfirmasi mengenai sistem pemeliharaan lampu PJU.
Pewarta: Novi HusdinariyantoUploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.