Surabaya (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Kapolda Jatim) Irjen Pol Nanang Avianto meminta Polisi Wanita (Polwan) meningkatkan kemampuan dan profesionalitas agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Sejak kelahirannya pada 1 September 1948, eksistensi Polwan terus mengalami transformasi. Kehadiran Polwan tidak lagi sekadar melengkapi organisasi, melainkan telah menjadi bagian penting dalam kekuatan dan pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Irjen Nanang dalam peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan Republik Indonesia di Gedung Mahameru Polda Jatim, Surabaya, Selasa.

Ia mengatakan momentum Hari Jadi ke-78 Polwan menjadi refleksi perjalanan panjang Polisi Wanita yang kini semakin banyak dipercaya mengemban berbagai tugas dan jabatan strategis di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Polwan telah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Karena itu, peningkatan kapasitas dan profesionalitas perlu terus dilakukan agar setiap penugasan dapat dijalankan secara optimal.

Irjen Nanang mengatakan kesempatan bagi Polwan untuk berkembang dan menduduki jabatan strategis harus diberikan berdasarkan kompetensi, kapabilitas, dan profesionalitas.

“Kesetaraan ini bukan semata-mata tuntutan gender, melainkan murni didasarkan pada kompetensi, kapabilitas, dan profesionalitas setiap individu,” kata Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga mengapresiasi kiprah Polwan Polda Jatim yang telah dipercaya menjalankan berbagai tugas penting.

Ia meminta seluruh Polwan terus meningkatkan kapasitas, termasuk kemampuan menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan dinamika masyarakat menuntut anggota Polri untuk terus belajar dan menyesuaikan diri. Polwan juga diharapkan mampu menunjukkan kinerja yang baik dalam setiap penugasan.

“Jalankan amanah kedinasan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Tunjukkan kinerja, disiplin, integritas, dan profesionalitas dalam setiap penugasan,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Asuh Polwan Polda Jatim Dewi Nanang Avianto menekankan pentingnya kepedulian dan ketulusan dalam setiap pengabdian. Menurutnya, dampak besar tidak selalu harus lahir dari tindakan besar.

“Sebuah senyum, kepedulian, tindakan sederhana yang dilakukan dengan tulus, dapat memberikan dampak yang besar bagi orang lain,” ujarnya.

Ia mengatakan setiap Polwan memiliki ruang untuk memberikan kontribusi melalui tugas kedinasan maupun interaksi langsung dengan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-78 Polwan, “One Police Woman, Extraordinary Impact”.

Menurut Dewi, pengabdian Polwan tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Tindakan sederhana yang dilakukan dengan tulus dapat memberikan arti bagi orang lain.

Dewi juga mengingatkan bahwa di luar tugas kedinasan, Polwan memiliki berbagai peran dalam keluarga. Menjalankan berbagai peran tersebut memang tidak selalu mudah, namun keluarga diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan pengabdian.



Pewarta: Willi Irawan
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026