Sumenep (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur memberikan insentif kepada 5.100 guru nonsertifikasi, sebagai upaya membantu kesejahteraan para tenaga pendidik di wilayah itu.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Muhammad Iksan di Sumenep, Senin mengatakan, guru nonsertifikasi yang mendapatkan bantuan insentif itu merupakan tenaga pendidik yang mengajar di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep.

"Saat ini tahapan program ini telah memasuki persiapan pencairan setelah kami melakukan verifikasi administrasi terhadap guru penerima bantuan tersebut," kata Iksan.

Iksan menuturkan, rencana awal pencairan bantuan dijadwalkan selesai pada Agustus 2026, namun karena ada kendala teknis di lapangan, maka pencairan ditunda.

"Pekan ini kemungkinan bantuan sudah masuk ke rekening masing-masing penerima bantuan, karena pola pencairan secara langsung kepada rekening penerima," katanya.

Menurut Iksan nilai bantuan insentif kepada guru nonsertifikasi itu sebesar Rp1,5 juta setahun.

"Keinginan kami sebenarnya lebih besar. Akan tetapi, karena kemampuan anggaran terbatas, maka kami hanya bisa membantu sebesar Rp1,5 juta setahun," katanya.

Bantuan insentif kepada guru nonsertifikasi di Kabupaten Sumenep kali ini lebih banyak dibanding  2025. Sebab, kala itu, guru penerima bantuan hanya 5.055 orang.

Komisi IV DPRD Sumenep mengapresiasi program itu dan meminta agar pencairan segera dilakukan, karena sangat dibutuhkan para guru.

"Bagi para guru honorer, bantuan insentif ini bukan sekadar program pemerintah, tetapi menjadi tambahan pendapatan yang sangat berarti untuk menunjang kebutuhan sehari-hari," kata juru bicara Komisi IV DPRD Sumenep Sami'odin.

Ia berjanji, pihaknya akan mendukung program itu pada tahun anggaran 2027 agar para guru penerima bantuan bisa lebih banyak, terutama yang mengajar di wilayah kepulauan di Sumenep.

"Kami juga memaklumi belum semua guru menerima bantuan, karena anggaran yang tersedia di Sumenep memang terbatas. Tapi untuk tahun depan, kami akan memberikan dukungan politik agar penerima bantuan bisa lebih banyak lagi," katanya.



Pewarta: Abd Aziz
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026