Lamongan (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mengimbau warga yang memiliki rencana perjalanan udara untuk memeriksa kembali status penerbangan menyusul pembatalan dan penyesuaian sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Juanda akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan Dianto Hari Wibowo di Lamongan, Senin, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan khusus dari warga Lamongan yang terdampak pembatalan penerbangan.

"Sejauh ini kami di Dishub Lamongan belum menerima laporan secara khusus dari warga terkait pembatalan penerbangan di Bandara Juanda," katanya.

Meski demikian, pihaknya terus mengikuti perkembangan informasi mengenai sejumlah penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Juanda yang mengalami pembatalan maupun penyesuaian jadwal, termasuk rute Surabaya-Jakarta dan sejumlah rute lainnya.

Dianto mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat yang memiliki jadwal penerbangan, sehingga dapat mengantisipasi perubahan jadwal maupun pembatalan perjalanan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangannya melalui kanal resmi maskapai atau Bandara Juanda sebelum berangkat, karena situasinya masih bisa berubah sewaktu-waktu," katanya.

Sebelumnya, Bandara Internasional Juanda membatalkan 42 penerbangan dari dan menuju sejumlah destinasi dalam negeri pada Minggu (6/9), terdiri atas 19 penerbangan kedatangan dan 23 keberangkatan, sebagai dampak berantai aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terhadap konektivitas dan rotasi pesawat.



Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026