Madiun (ANTARA) - Bupati Madiun Hari Wuryanto meminta Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) setempat terus memperkuat peran dalam membangun karakter generasi bangsa di daerah itu.
"Saya sangat mengapresiasi dedikasi tanpa lelah para guru PAUD yang menjadi landasan pembentukan karakter generasi penerus bangsa," ujar dia dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-21 Himpaudi Tahun 2026 di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu.
Ia menilai peran tenaga pendidik di jenjang usia ini sebagai vital, namun sering kali belum mendapatkan pengakuan serta kesejahteraan yang sepadan jika dibandingkan dengan kualifikasi kerja mereka.
"Peran guru PAUD ini sangat menentukan masa depan anak-anak kita. Oleh karena itu, kesetaraan hak, kesejahteraan, serta kejelasan status profesi mereka harus terus kita dorong dan dukung secara optimal," kata dia.
Dedikasi guru PAUD menjadi dasar penting bagi masa depan Indonesia, terutama dalam menanamkan nilai kejujuran, kemandirian, dan keikhlasan.
Bupati Hari Wuryanto juga terus mendorong agar Himpaudi Kabupaten Madiun terus berkontribusi tidak hanya untuk wilayah Madiun, tetapi juga bagi nusa dan bangsa secara luas.
Ia menambahkan pemerintah daerah berjanji menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pusat untuk membuka akses regulasi yang lebih adil bagi para pendidik non-formal.
Selain memperjuangkan kesetaraan di tingkat kebijakan, Pemkab Madiun juga berkomitmen meningkatkan kapasitas SDM melalui berbagai pelatihan dan sarana pendukung pembelajaran.
Puncak peringatan HUT Ke-21 Himpaudi di Kabupaten Madiun berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran pejabat Dinas Pendidikan, pengurus Himpuadi wilayah, serta perwakilan pendidik PAUD dari berbagai kecamatan di Kabupaten Madiun.
Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen memperkuat sinergisitas antara tenaga pendidik dan pemerintah daerah demi memajukan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Madiun.
Pewarta: Louis Rika StevaniEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.