Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Perum Bulog mencatat penyerapan beras dari masyarakat hingga kini telah mencapai 3,7 juta ton dari target penyerapan pada tahun ini yang sebanyak 4 juta ton beras.

"Serapan kami sudah 3,7 juta ton dari target sebanyak 4 juta ton," kata Direktur Keuangan Perum Bulog Hendra Susanto di Kota Malang, Jawa Timur, Rabu.

Perum Bulog memastikan akan terus melakukan penyerapan sehingga target tahun ini bisa sepenuhnya terpenuhi, termasuk dari Provinsi Jawa Timur yang merupakan lumbung padi nasional.

Dia menyampaikan untuk kondisi di gudang penyimpanan masih dalam posisi menunjang menampung hasil serapan beras.

Saat ini stok beras yang tersimpan di gudang penyimpanan, baik milik Bulog sendiri maupun hasil sewa dari mitra mencapai 5,4 juta ton.

"Mungkin bisa sampai 6-6,5 juta ton jadi masih ada space, sekarang kan 5,4 juta ton. Kalau gudang kami mungkin 50-60 persen sisanya bekerja sama dengan mitra yang memiliki gudang," ujarnya.

Dia menambahkan Bulog sesungguhnya memiliki peran dalam menyimpan, menyerap, dan mendistribusikan beras kepada masyarakat yang bergantung pada penugasan dari pemerintah.

"Kalau diperintah oleh pemerintah akan disalurkan untuk menurunkan inflasi, kami melakukan operasi pasar, seperti Pasar Murah," ucapnya.

Selain itu, stok beras yang ada juga menghadirkan kesempatan bagi pemerintah menjalan program penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.

Perum Bulog telah mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk menyalurkan 997,2 ribu ton bantuan pangan beras kepada 33,2 juta atau 33.244.408 Penerima Bantuan Pangan (PBP) pada periode Juli, Agustus, dan September 2026.

PBP merupakan masyarakat yang tercatat masuk dalam desil 1-4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Setiap PBP menerima alokasi 10 kilogram beras, sehingga total bantuan yang diberikan mencapai 30 kilogram untuk alokasi tiga bulan.

 

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur Langgeng Wisnu Adinugroho, menambahkan, dari 13 Cabang Bulog di Jawa Timur, sebanyak 11 cabang telah 100 persen melakukan penyerapan beras.

Khusus Bulog Cabang Malang serapan beras sudah mencapai 81.582 ton atau 107,36 persen dari target sebesar 76.079 ton per 1 September 2026.

"Yang belum 100 persen tinggal Madiun dan Bojonegoro yang hampir sama 98 persen dan akan tercapai juga, pasti," kata dia.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026