Situbondo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur pada tahun ini mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sumur bor di enam titik atau di wilayah terdampak kekurangan air bersih akibat kekeringan.

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo di Situbondo, Rabu, menyampaikan bahwa alokasi anggaran untuk pembangunan sumur bor di wilayah yang mengalami kesulitan air bersih menjadi solusi jangka panjang dalam penanganan kekeringan pada musim kemarau.

"Untuk solusi jangka panjangnya, tahun ini kami anggarkan untuk pembangunan sumur bor di beberapa titik, dan ini merupakan upaya pemerintah daerah agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan air saat musim kemarau tiba," ujarnya.

Menurut Rio, pembangunan sumur bor di beberapa desa yang selama ini kerap mengalami kesulitan air bersih pada musim kemarau diharapkan mendekatkan akses sumber air kepada masyarakat, sehingga warga tidak perlu lagi berjalan dengan jarak cukup jauh mendapatkan air atau menunggu bantuan kiriman air bersih.

"Untuk jangka pendek dalam penanganan kekurangan air bersih, pendistribusian air ditingkatkan atau ditambah dari sebelumnya satu kali menjadi dua kali hingga tiga kali dalam seminggu," katanya.
 

Warga Dusun Sokaan Barat, Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Situbondo, Jawa Timur, antre air bantuan pemerintah daerah. Rabu (2/9/2026). ANTARA/Novi Husdinariyanto


Salah seorang warga Dusun Sokaan Barat, Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Safitri (35) mengaku mengalami kesulitan air bersih sejak sekitar tiga bulan terakhir, dan selama itu pula hanya mengandalkan bantuan pengiriman air pemerintah daerah dan sumber mata air yang yang jaraknya cukup jauh, yakni sekitar 2 kilometer.

"Selama ini bantuan kiriman air pemerintah untuk di desa kami hanya dapat dua timba dan cukup dua hari, tapi Pak Bupati Rio kemarin menyampaikan ditambah seminggu dua kali," ujarnya.

Data BPBD Situbondo menyebutkan, sebanyak 4.271 KK atau 11.409 jiwa tersebar di 12 dusun di delapan desa dan enam kecamatan, yakni Dusun Karang Nangka, Desa Selowogo (Kecamatan Bungatan), Dusun Bendusa dan Dusun Polay di Desa Jatisari, Dusun Telagasari, Desa Curahtatal (Kecamatan Arjasa) kesulitan air bersih.

Demikian juga di Dusun Bedera, Desa Sumbrejo, Dusun Sekarputih dan Dusun Curahtemu, Desa Sumberanyar (Kecamatan Banyuputih), Dusun Sokaan Utara, Desa Gunung Putri (Kecamatan Suboh), Dusun Tubo Timur, Desa Rajekwesi (Kecamatan Kendit), dan Dusun Krajan, Desa Kembangsari (Kecamatan Jatibanteng).



Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026